Brigata Smasif Guncang DBL Arena dengan Koreo Perdana Berkarakter Zoro

Brigata Smasif Guncang DBL Arena dengan Koreo Perdana Berkarakter Zoro
View on original source
Category: Entertainment
Share
Archive
Like
SURYA.co.id - Atmosfer DBL Arena Surabaya mendadak meriah pada Jumat (4/9). Kelompok suporter SMA Progresif Bumi Sholawat Sidoarjo, BRIGATA SMASIF, akhirnya menepati janji mereka untuk membawa kreativitas luar biasa ke panggung Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North. Untuk pertama kalinya, BRIGATA SMASIF menampilkan koreografi megah demi mendukung tim basket putra kebanggaan sekolah mereka. Kehadiran koreo ini bukan sekadar gambar, melainkan sebuah tonggak sejarah baru bagi perjalanan suporter sekolah tersebut di ajang DBL. Filosofi Zoro: Disiplin dan Kesetiaan Dalam debut koreonya, BRIGATA SMASIF memilih konsep yang penuh makna. Mereka menampilkan karakter Roronoa Zoro dari anime One Piece dengan seekor burung kakak tua yang hinggap di bahunya. Visual ini didominasi oleh warna hijau yang melambangkan keberanian dan ketangguhan. Mochammad Audrey Attaya, perwakilan BRIGATA SMASIF, mengungkapkan bahwa pemilihan karakter tersebut memiliki pesan mendalam bagi para anggota suporter dan tim yang bertanding. 'Filosofinya itu berani bersuara dan setia akan pertemanan. Gambar Zoro sendiri melambangkan disiplin dan kebangkitan yang kuat,' papar Audrey menjelaskan makna di balik visual tersebut. Tak hanya gambar, pesan emosional juga terpampang jelas melalui dua tulisan besar di sisi kiri dan kanan koreo: 'From the stand to the court' dan 'Smasif never stands alone.' Audrey menegaskan bahwa pesan tersebut adalah bentuk komitmen tanpa batas dari para suporter. 'Tulisan itu maksudnya meski hasilnya kalah atau menang kami BRIGATA SMASIF akan selalu berdiri di belakang tim Smasif yang berjuang di DBL,' tambahnya. Kreativitas dari Dalam Asrama Rekomendasi Untuk Anda Mewujudkan koreografi besar di DBL Arena bukanlah perkara mudah. Apalagi, BRIGATA SMASIF merupakan kelompok suporter dari sekolah berbasis pesantren. Namun, batasan waktu dan tempat justru memicu semangat mereka. Persiapan koreo dan seragam kaos khusus ini memakan waktu sekitar satu minggu lima hari. Seluruh proses pengerjaan dilakukan secara mandiri oleh para siswa di sela-sela waktu luang mereka. 'Kami bikin sendiri saat waktu luang di asrama. Baju ini juga sengaja kami buat demi kekompakan BRIGATA SMASIF,' tutur Audrey yang saat ini duduk di bangku kelas XII. Momen Haru di Musim Perdana Bagi Audrey dan kawan-kawan, bisa melihat nama SMA Progresif Bumi Sholawat Sidoarjo bersaing di DBL adalah sebuah mimpi yang menjadi kenyataan. Ada rasa bangga dan haru yang menyelimuti ketika mereka akhirnya bisa bersorak dari tribun. 'Aku terharu banget, Kak. Akhirnya kami bisa main di DBL dan bisa ada suporter,' ungkapnya dengan nada emosional. Ia berharap kehadiran BRIGATA SMASIF musim ini menjadi fondasi kuat untuk masa depan. Audrey berharap musim-musim selanjutnya dukungan dari siswa Smasif akan semakin masif dan prestasi basket sekolahnya semakin gemilang. 'Semoga musim depan yang ikut jadi suporter makin ramai dan basket kami bisa jaya,' pungkasnya.

(0)Comments

 

A note on cookies

Newshunt uses essential cookies to keep you signed in and to remember your language and country, so the site works the way you expect. With your permission, we'd also like to use analytics cookies to understand how people use Newshunt and improve it over time.

Accepting only affects analytics. To learn more, view our Privacy Policy or Terms & Conditions.