HUJAN PERDANA - Hujan di kawasan Desa Kemuning Lor Kecamatan Panti, Selasa (8/9/2026) Pukul 15.00 WIB. Hari ini sejumlah wilayah di Kabupaten Jember diguyur hujan ringan setelah lebih dari 60 hari dilanda Hari Tanpa Hujan (HTH).
Ringkasan Berita: Hujan perdana akhirnya menyapa kawasan perkotaan Jember setelah dua bulan mengalami kekeringan.
Gerimis berdurasi sekitar 40 menit melanda kawasan Sumbersari hingga Kaliwates pada siang hari.
BPBD Jember memprediksi curah hujan di Jawa Timur awal September umumnya berkriteria rendah.
SURYA.CO.ID, JEMBER – Dahaga warga di wilayah Kabupaten Jember akhirnya terobati setelah hujan dilaporkan mulai mengguyur beberapa kawasan, Selasa (8/9/2026).
Berdasarkan pantauan SURYA.CO.ID, rintik air hujan membasahi area perkotaan meliputi Kecamatan Sumbersari hingga Kaliwates.
Di kawasan Perumahan Villa Tegalbesar, Kecamatan Kaliwates, presipitasi berintensitas ringan itu turun sekira pukul 13.46 WIB dengan durasi mencapai 40 menit.
Baca juga: Penyebab Antrean Panjang di SPBU Jember, Pasokan Pertalite Terdampak Kemacetan di Ketapang
Hujan Perdana Usai 2 Bulan Kekeringan
Guyuran air dari langit itu menjadi fenomena pertama yang membasahi kawasan perkotaan Jember setelah lebih dari 60 hari mengalami fenomena Hari Tanpa Hujan (HTH).
"Berdasarkan monitoring dan prediksi curah hujan Provinsi Jawa Timur, diprediksi pada 1 - 10 September 2026 curah hujan di wilayah Jawa Timur pada umumnya kriteria 'rendah' dengan peluang lebih dari 90 persen," ujar Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo.
Awan mendung sejatinya sudah mulai menyelimuti wilayah perkotaan Jember sejak Sabtu (5/9/2026), meski saat itu belum memicu jatuhnya air hujan.
Prediksi BMKG dan Sebaran Hujan
Sebelumnya, hujan dengan intensitas ringan juga sempat dilaporkan membasahi area Gunung Gumitir di perbatasan Jember-Banyuwangi pada Minggu (6/9/2026).
Sementara itu, BMKG meramal cuaca berawan akan menaungi Kabupaten Jember sepanjang 8 September.
Akan tetapi, kondisi berawan itu rupanya langsung disusul oleh turunnya hujan secara merata di sejumlah titik.
Baca juga: Hujan Mulai Turun di 6 Kabupaten Jatim, Khofifah Sebut Keberhasilan Modifikasi Cuaca
Operasi Mofifikasi Cuaca
Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Jatim sudah membuahkan hasil.
Hasilnya, hujan mulai terpantau turun di sejumlah wilayah Jawa Timur.
'Berdasarkan pemantauan alat Automatic Rain Gauge (ARG), hujan dengan intensitas ringan hingga sedang telah turun di 11 titik yang tersebar di enam kabupaten,' kata Khofifah, Senin (7/9/2026) malam.
Enam kabupaten tersebut yakni Lumajang, Banyuwangi, Malang, Jember, Trenggalek, dan Pacitan.
(0)Comments