Qodari Ungkap Misi Ekonomi Presiden Prabowo ke Rusia, Buka Peluang Investasi Indonesia

Qodari Ungkap Misi Ekonomi Presiden Prabowo ke Rusia, Buka Peluang Investasi Indonesia
View on original source
Category: Politics
Share
Archive
Like
Qodari Ungkap Misi Ekonomi Presiden Prabowo ke Rusia, Buka Peluang Investasi Indonesia Reporter: Ahmad Syaiku | Editor: Endradi Presiden Prabowo Subianto ketika menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia.-- JAKARTA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari mengatakan kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Vladivostok, Rusia, menjadi bagian dari diplomasi untuk membuka peluang ekonomi dan memperjuangkan kepentingan nasional, Senin 7 September 2026. Politik luar negeri Indonesia tidak sekadar menempatkan negara pada posisi di tengah dinamika global, tetapi juga menjadi instrumen untuk memperjuangkan kepentingan nasional. BACA JUGA:Indonesia Segera Dapat Pasokan Minyak Rusia, Perkuat Ketahanan Energi Prinsip bebas aktif yang dianut Indonesia diarahkan agar setiap langkah diplomasi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Mini kidi-- Qodari mengatakan prinsip tersebut telah menjadi landasan Indonesia dalam menjalankan hubungan luar negeri, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri. 'Berdasarkan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri, dalam menjalankan politik luar negeri, Indonesia menganut prinsip bebas aktif yang diabdikan untuk kepentingan nasional,' kata Qodari dalam keterangannya, Senin 7 September 2026. Menurut dia, prinsip bebas aktif membuat Indonesia tidak cukup hanya mengikuti perkembangan dunia, tetapi harus hadir dan mengambil peran ketika kepentingan nasional dipertaruhkan. BACA JUGA:Pertemuan Bilateral, Presiden Prabowo: Pembicaraan Indonesia-Rusia Sangat Produktif dan Kemajuannya Pesat Karena itu, kerja sama dengan negara lain dibangun berdasarkan rasa saling percaya sekaligus diarahkan untuk melindungi kepentingan Indonesia. 'Indonesia tidak boleh hanya menjadi penonton. Indonesia harus hadir, berbicara, dan memperjuangkan kepentingan nasional secara aktif,' ujarnya. Semangat tersebut, kata Qodari, juga terlihat dalam agenda kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Vladivostok, Rusia. Dalam kunjungan itu, Prabowo hadir sebagai tamu kehormatan dan menyampaikan pidato pada Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 yang turut dihadiri Presiden Rusia Vladimir Putin. Qodari menegaskan Rusia saat ini merupakan negara yang sangat strategis secara geopolitik dan sumber daya alam. BACA JUGA:Putin Nyatakan Rusia Terbuka Kerja Sama dengan Indonesia saat Bertemu Presiden Prabowo di Moskow

(0)Comments

 

A note on cookies

Newshunt uses essential cookies to keep you signed in and to remember your language and country, so the site works the way you expect. With your permission, we'd also like to use analytics cookies to understand how people use Newshunt and improve it over time.

Accepting only affects analytics. To learn more, view our Privacy Policy or Terms & Conditions.