Industri Manufaktur RI Lesu, OJK Ungkap PMI Turun ke Level 49,8

Industri Manufaktur RI Lesu, OJK Ungkap PMI Turun ke Level 49,8
View on original source
Category: Financial
Share
Archive
Like
Aktivitas manufaktur di dalam negeri terpantau kembali mengalami pelemahan atau kontraksi berdasarkan catatan dari Otoritas Jasa Keuangan. Tingkat Purchasing Managers' Index atau PMI nasional saat ini berada di angka 49,8 yang menandakan penurunan aktivitas industri. Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyampaikan penjelasan tersebut dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan. Dalam penjelasannya, angka PMI di bawah 50 merepresentasikan penurunan pada aktivitas industri, sedangkan level 50 menunjukkan kondisi stagnan. Selain itu, inflasi pada Agustus 2026 tercatat berada di level 3,19 persen secara year-on-year bersamaan dengan kontraksi manufaktur tersebut. Meskipun demikian, Friderica memastikan bahwa stabilitas pada sektor jasa keuangan secara keseluruhan masih tetap terjaga dengan baik. Kondisi perekonomian nasional pada kuartal II 2026 juga dinilai masih mencatatkan pertumbuhan yang kuat di angka 5,29 persen year-on-year. Kinerja positif tersebut didukung penuh oleh komponen investasi, belanja pemerintah, serta konsumsi rumah tangga yang menjadi penopang utama. Kendati demikian, ketahanan ekonomi nasional tetap perlu mewaspadai berbagai risiko tinggi yang datang dari dinamika geopolitik global. Konflik berkepanjangan yang terjadi di Iran serta tertutupnya Selat Hormuz disebut memicu gangguan nyata pada jalur distribusi energi. Gangguan tersebut berdampak langsung pada volatilitas harga minyak dan komoditas sehingga tekanan inflasi global tetap berada di level tinggi. Tekanan terhadap inflasi global ini turut diperberat oleh faktor alam berupa fenomena El Nino berkepanjangan di berbagai kawasan. Dampak dari fenomena tersebut memicu terjadinya kekeringan serta peristiwa kebakaran hutan yang meluas di berbagai wilayah.

(0)Comments

 

A note on cookies

Newshunt uses essential cookies to keep you signed in and to remember your language and country, so the site works the way you expect. With your permission, we'd also like to use analytics cookies to understand how people use Newshunt and improve it over time.

Accepting only affects analytics. To learn more, view our Privacy Policy or Terms & Conditions.