Polisi Usut Pembuka Lahan di Siak, 2 Alat Berat Disita dari Lokasi Karhutla

Polisi Usut Pembuka Lahan di Siak, 2 Alat Berat Disita dari Lokasi Karhutla
View on original source
Category: Politics
Share
Archive
Like
Polres Siak menyelidiki dugaan pembukaan lahan di balik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Dusun Pematang Sepetai, Kampung Dayun, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak. Dua unit alat berat disita dari lokasi. "Dari hasil penyelidikan di lapangan, kami menemukan adanya aktivitas pembukaan lahan yang diklaim sebagai lahan ulayat oleh kelompok Bathin Rasul yang diketuai RN," kata Kasat Reskrim Polres Siak AKP Kosmos dalam keterangannya, Selasa (8/9/2026). Hasil pengecekan di lapangan, petugas menemukan kawasan terbakar yang ditimbun dengan lumpur. Petugas juga menemukan sejumlah jeriken kosong serta satu jeriken berisi minyak jenis Pertalite di sekitar lokasi yang diduga digunakan untuk membakar lahan.SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT"Kami menemukan dua unit alat berat yang disembunyikan di kawasan kebun milik seorang warga. Lokasi alat berat tersebut berjarak sekitar satu kilometer dari titik bekas kebakaran lahan," ujarnya. Dua alat berat tersebut masing-masing berupa excavator merek Hitachi berwarna oranye dan Sumitomo berwarna kuning langsung diamankan petugas ke Mapolres Siak untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. "Kami menduga aktivitas pembukaan lahan menggunakan alat berat, chainsaw, serta pembakaran sisa tebangan dan tumbangan berkaitan dengan peristiwa kebakaran yang terjadi di kawasan tersebut. Namun, dugaan tersebut masih dalam proses penyelidikan untuk memastikan penyebab dan pihak yang bertanggung jawab," ungkap Kosmos.Dua alat berat tersebut masing-masing berupa excavator merek Hitachi berwarna oranye dan Sumitomo berwarna kuning langsung diamankan petugas ke Mapolres Siak untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. "Kami menduga aktivitas pembukaan lahan menggunakan alat berat, chainsaw, serta pembakaran sisa tebangan dan tumbangan berkaitan dengan peristiwa kebakaran yang terjadi di kawasan tersebut. Namun, dugaan tersebut masih dalam proses penyelidikan untuk memastikan penyebab dan pihak yang bertanggung jawab," ungkap Kosmos. Kosmos menjelaskan di lokasi karhutla tersebut ada pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan seluas 600 hektare. "Di lokasi, kami menemukan area pembukaan lahan, termasuk bekas pohon yang terbakar dan kemudian ditimbun menggunakan lumpur di sepanjang dua ruas lahan yang baru dibuka," jelas Kosmos. Selanjutnya petugas Satreskrim Polres Siak akan melakukan olah TKP lanjutan bersama tim Laboratorium Forensik (Labfor). Kemudian memasang plang dan garis polisi di lokasi, serta memeriksa sejumlah saksi. "Kami masih melakukan pendalaman untuk mengungkap rangkaian aktivitas pembukaan lahan dan kaitannya dengan kebakaran yang terjadi di kawasan tersebut," tutur Kosmos.

(0)Comments

 

A note on cookies

Newshunt uses essential cookies to keep you signed in and to remember your language and country, so the site works the way you expect. With your permission, we'd also like to use analytics cookies to understand how people use Newshunt and improve it over time.

Accepting only affects analytics. To learn more, view our Privacy Policy or Terms & Conditions.