AKURAT.CO Huawei meluncurkan laptop tipis terbaru bernama MateBook Pro S yang memiliki bobot hanya 798 gram. Perangkat ini membawa layar 14,2 inci, ketebalan 11,9 mm, serta menggunakan sistem operasi HarmonyOS 6.1.
MateBook Pro S ditenagai prosesor Kirin XE90 yang merupakan pengembangan dari Kirin X90. Huawei mengklaim chip tersebut menawarkan peningkatan performa single-core 23 persen, efisiensi energi 25 persen dan kemampuan NPU 40 persen lebih tinggi.
Laptop ini sudah mulai dijual di China sejak 14 Agustus dengan harga awal 7.999 yuan atau sekitar Rp21 jutaan. Namun, Huawei belum mengumumkan rencana pemasaran MateBook Pro S secara resmi di pasar global.
Dari sisi desain, Huawei menggunakan material magnesium-lithium pada bagian bawah laptop serta magnesium-aluminium pada beberapa bagian bodinya. Perangkat juga memakai sistem pendingin dua kipas dengan desain bilah yang disebut Shark Fin.
Dikutip dari Huawei Central, Selada (8/9/2026), MateBook Pro S mengusung layar fleksibel OLED 3,1K dengan refresh rate 120Hz. Tingkat kecerahannya mencapai 1.000 nit secara penuh dan dapat menyentuh 1.600 nit pada kondisi tertentu.
Huawei juga mengklaim laptop ini mampu digunakan untuk memutar video hingga 18 jam dalam sekali pengisian. Konektivitasnya mendukung WiFi 7+, sementara enam mikrofon diklaim dapat menangkap suara dari jarak hingga 10 meter.
Meski ringan, bobot MateBook Pro S berbeda berdasarkan variannya. Model Standard dan Privacy memiliki bobot 798 gram, versi Soft Light 805 gram, sedangkan Collector's Edition mencapai 825 gram dengan ketebalan 12,2 mm.
Performa Kirin XE90 menjadi salah satu bagian yang masih perlu diuji secara independen. Pasalnya, sebagian besar klaim performa saat ini masih berasal dari angka yang diberikan Huawei sehingga belum bisa menggambarkan kinerja nyata laptop secara menyeluruh.
MateBook Pro S juga menarik karena tidak menggunakan Windows maupun Linux, melainkan HarmonyOS 6.1. Pilihan ini membuatnya berbeda dari kebanyakan laptop tipis yang beredar di pasar global.
(0)Comments