Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa kapal induk dari Angkatan Laut Italia akan segera bergabung dengan TNI Angkatan Laut dan diubah menjadi kapal induk helikopter. Kapal ini direncanakan untuk mendukung pengoperasian drone dan dapat menampung hingga 10 helikopter kelas menengah, yang akan digunakan untuk membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. Kapal tersebut diperkirakan tiba di Indonesia pada 15 hingga 20 September 2026.
jpnn.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyiapkan kapal induk pertama Indonesia, yang merupakan hibah dari Angkatan Laut Italia untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan berbagai bencana alam.
Kapal yang nantinya diberi nama KRI Gajah Mada tersebut saat ini tengah berlayar dari Italia menuju Indonesia. Kapal itu diperkirakan tiba di Indonesia pada 15 hingga 20 September 2026. Prabowo mengatakan kapal tersebut tidak akan digunakan semata-mata sebagai kapal induk konvensional. Baca Juga:Pemerintah akan memodifikasinya menjadi kapal induk helikopter yang juga dapat mendukung pengoperasian drone.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam Rapat Terbatas Perkembangan Penanganan Bencana Alam di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada Senin .
"Alhamdulillah sebentar lagi kapal induk dari Italia akan masuk ke jajaran TNI Angkatan Laut, itu kami akan ubah menjadi kapal induk helikopter. Untuk drone," ucap Prabowo. Baca Juga:Menurut dia, kapal tersebut memiliki kemampuan menampung hingga 10 helikopter kelas menengah. Helikopter yang dimaksud memiliki kapasitas angkut air beberapa ton dalam sekali operasi, sehingga dapat dikerahkan untuk membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan.
(0)Comments