KPK Buru Hadiah Tersembunyi Anggota Dewan Bengkulu

KPK Buru Hadiah Tersembunyi Anggota Dewan Bengkulu
View on original source
Category: Politics
Share
Archive
Like
Internationalmedia.co.id – News – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah gencar menelusuri dugaan pemberian lain dari pihak swasta kepada Vinna Ledy Anggraheni (VLA), seorang anggota DPRD Kota Bengkulu. Penelusuran ini intensif dilakukan setelah penyidik menemukan dua unit mobil yang diduga kuat berkaitan dengan aliran dana atau gratifikasi kepada Vinna. "Penyidik menduga pemberian dari pihak swasta kepada saudari VLA ini tidak hanya dua unit kendaraan roda empat itu saja," ungkap Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada awak media di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (8/9/2026). Budi Prasetyo menegaskan bahwa penyidik KPK masih terus bekerja keras melacak dan menelusuri kemungkinan adanya pemberian-pemberian lain yang mungkin diterima Vinna Ledy. Tak hanya itu, motif di balik pemberian pihak swasta kepada seorang anggota dewan juga menjadi fokus utama penyelidikan. "Penyidik masih akan terus menelusuri, melacak, apakah masih ada pemberian-pemberian lain dari pihak swasta dimaksud kepada Saudara VLA ya," jelas Budi. "Termasuk maksud dan tujuan, motifnya apa terkait dengan pemberian dari pihak swasta kepada seorang anggota DPRD Kota Bengkulu," tambahnya. Sebelumnya, KPK telah mengungkap temuan dua unit mobil mewah yang diduga diberikan oleh pengusaha swasta, Eno Bowo Susilo (EBS), kepada Vinna Ledy Anggraheni. Dua kendaraan tersebut adalah jenis Pajero Sport dan Mercedes-Benz (Mercy). Mobil Pajero Sport telah berhasil disita oleh KPK, sementara mobil Mercy, meskipun belum disita, bukti pembelian dan pemberiannya dari Eno Bowo kepada Vinna telah ditemukan. Menariknya, mobil Mercy tersebut diatasnamakan teman Vinna, Rani Sorayya. Dalam rangka memperdalam penyelidikan, penyidik KPK telah memanggil Rani Sorayya sebagai saksi. Budi Prasetyo menerangkan bahwa penyidik mendalami alasan nama Rani digunakan untuk mobil pemberian pihak swasta kepada Vinna. "Penyidik mendalami terkait dugaan pemberian mobil dari pihak swasta kepada saudari VLA, yang diatasnamakan saudari RS," terang Budi. Rani diketahui merupakan teman dekat Vinna, namun peran lebih jauh Rani dalam kasus ini belum diungkap KPK. Selain itu, pihak showroom bernama Irwan Arifin (IRW) yang menjual mobil Pajero Sport juga telah diperiksa di Gedung Merah Putih KPK. Vinna Ledy sendiri telah menjalani pemeriksaan sebanyak dua kali oleh penyidik KPK. Selain itu, KPK juga telah menyita rumah dan mobil milik Vinna yang diduga kuat merupakan hasil pemberian pihak swasta terkait pengerjaan proyek. Tak hanya aset berupa properti dan kendaraan, KPK juga menduga adanya aliran uang tunai dari pengusaha kepada Vinna yang berkaitan dengan proyek-proyek di Kota Bengkulu. Kasus ini merupakan pengembangan signifikan dari perkara yang sebelumnya menjerat Bupati Rejang Lebong Fikri, yang diduga menerima suap total Rp 1,7 miliar dari berbagai proyek. KPK telah mengeluarkan surat perintah penyidikan (SPDP) terkait pengembangan ini, namun belum mengumumkan secara resmi siapa tersangka baru dalam kasus yang melibatkan Vinna Ledy Anggraheni ini.

(0)Comments

 

A note on cookies

Newshunt uses essential cookies to keep you signed in and to remember your language and country, so the site works the way you expect. With your permission, we'd also like to use analytics cookies to understand how people use Newshunt and improve it over time.

Accepting only affects analytics. To learn more, view our Privacy Policy or Terms & Conditions.