Ringkasan Berita: Hujan ekstrem mengguyur Nagoya, Jepang hingga memicu peringatan darurat level 5 dan banjir di sejumlah wilayah.
Sejumlah fasilitas pertandingan Asian Games 2026 dilaporkan mengalami kebocoran akibat hujan deras.
Para atlet yang sudah tinggal di kompleks akomodasi Garden Futo sempat dievakuasi ke tempat aman sebelum kembali setelah peringatan dicabut.
TRIBUNNEWS.COM - Hujan deras dengan intensitas ekstrem mengguyur Nagoya, Jepang, pada Selasa (8/9), atau 11 hari sebelum Asian Games 2026 resmi dibuka.
Hujan deras tersebut tidak hanya menyebabkan banjir di sejumlah wilayah, tetapi juga berdampak terhadap beberapa fasilitas yang akan digunakan dalam ajang olahraga terbesar di Asia tersebut.
Panitia pelaksana Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengungkapkan sejumlah atlet yang sudah tiba di Nagoya bahkan sempat dievakuasi dari tempat mereka menginap.
Evakuasi dilakukan setelah wilayah Nagoya mengeluarkan peringatan bahaya banjir akibat hujan deras yang mengguyur sejak siang hingga malam hari.
Laporan Nikkansports, atlet yang menginap di Garden Futo, Nagoya, dipindahkan sementara ke lokasi yang lebih aman setelah pemerintah setempat mengeluarkan perintah evakuasi.
Setelah peringatan tersebut dicabut, para atlet kemudian diperbolehkan kembali ke tempat penginapan.
Baca juga: Besok 9 September, Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026 Siap Dilepas Presiden Prabowo
Rekomendasi Untuk Anda
Garden Futo merupakan salah satu lokasi akomodasi para atlet untuk Asian Games 2026. Di sana terdapat fasilitas penginapan non permanen yang dibangun dalam bentuk kontainer.
Berbeda dengan konsep desa atlet pada umumnya, penyelenggara Asian Games Aichi-Nagoya tidak menyediakan satu kompleks desa atlet.
Para kontingen akan ditempatkan di sejumlah lokasi penginapan yang tersebar di beberapa wilayah.
Fasilitas penginapan berbentuk kontainer di Garden Futo sendiri baru resmi dibuka pada 6 September.
Sejumlah kontingen sudah mulai menempati fasilitas tersebut sebelum hujan ekstrem menerjang Nagoya.
Sejumlah atlet Indonesia juga sudah berada di Nagoya dan turut dievakuasi ke tempat yang aman.
Pebasket Indonesia, Derrick Michael turut merasakan hal itu. Melalui unggahan di Instagram storynya, ia menerangkan baru dua jam tiba di fasilitas penginapan.
Namun, dua jam kemudian ia harus menjalani evakuasi karena adanya peringatan banjir dari pemerintah setempat.
Selain berdampak terhadap tempat penginapan, hujan deras juga menyebabkan sejumlah fasilitas pertandingan mengalami masalah.
(0)Comments