Ayu Rachmaningtyas | 8 September 2026, 23:32 WIB Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Ganjar Pranowo.
AKURAT.CO Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Ganjar Pranowo, belum tertarik membahas peta politik menuju Pemilu dan Pilpres 2029, meski partainya mulai disebut-sebut sebagai salah satu poros penting dalam kontestasi politik mendatang.
Ganjar justru menegaskan, perhatian PDIP saat ini diarahkan pada berbagai persoalan kebencanaan yang terjadi di sejumlah daerah.
Menurutnya, kondisi masyarakat yang terdampak bencana membutuhkan respons dan bantuan segera.
'Kami sedang konsen bantu bencana NTT, siaga erupsi gunung dan kondisi kekeringan di mana masyarakat perlu banyak air. Di samping soal efek karhutla pada masyarakat,' kata Ganjar saat dihubungi, Selasa (8/9/2026).
Ganjar menilai rangkaian bencana yang terjadi di berbagai wilayah merupakan persoalan nyata yang harus menjadi perhatian bersama.
Ia mengatakan seluruh sumber daya yang tersedia perlu dikoordinasikan dan digerakkan untuk membantu masyarakat.
'Gempa NTT perlu bantuan, banjir Aceh dan sekitarnya perlu dituntaskan, karhutla perlu segera dipadamkan, kekeringan dan kesulitan air bersih perlu segera dibantu karena kemungkinan kemarau ini akan panjang,' ujarnya.
Tak hanya itu, sejumlah aktivitas gunung berapi juga menimbulkan dampak terhadap masyarakat dan sektor lainnya. Kondisi tersebut, kata Ganjar, merupakan persoalan yang harus diprioritaskan saat ini.
'Ditambah beberapa erupsi gunung berapi yang berdampak pada sektor lain. Itulah masalah rakyat yang harus diurus hari ini,' imbuhnya. PDIP Bisa Jadi Poros Pilpres 2029
Pernyataan Ganjar tersebut disampaikan setelah Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, menyinggung posisi PDIP dalam peta politik menuju Pilpres 2029.
Doli sebelumnya menyebut PDIP sebagai salah satu poros politik penting, selain kelompok yang diasosiasikan dengan Solo dan Cikeas.
Ia menilai sejumlah kekuatan politik mulai menunjukkan ancang-ancang menghadapi kontestasi lima tahunan tersebut.
Sorotan Doli salah satunya tertuju pada pidato Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat pada Sabtu (5/9/2026).
Baca Juga: AHY Singgung Kekuasaan Tak Selamanya, Gerindra Ogah Tafsirkan sebagai Sinyal Pilpres 2029 Bagikan:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
(0)Comments