Pramono Akui Sejumlah Wilayah Jakarta Alami Kekeringan

Pramono Akui Sejumlah Wilayah Jakarta Alami Kekeringan
View on original source
Category: Tourism
Share
Archive
Like
MERAHPUTIH.COM - GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengakui terjadi kekeringan di sejumlah wilayah Jakarta. Namun, kondisi kekeringan itu tidak terlalu signifikan sehingga masih bisa diatasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI karena ketersediaan air masih mencukupi. Pramono meminta masyarakat Ibu Kota tidak perlu khawatir akan terjadinya kekeringan selama musim kemarau melanda. "Kalau kekeringan di Jakarta, Alhamdulillah, walaupun ada, bisa teratasi dengan baik karena airnya masih cukup untuk itu," kata dia di Taman Ismail Marzuki, Selasa (8/9). Tak hanya mengantisipasi kekeringan, Pemprov DKI juga siaga untuk menghadapi potensi kebakaran selama musim kemarau. Pasalnya, potensi terjadinya kebakaran diprediksi akan meningkat selama musim kemarau kali ini. Pramono mengatakan pihaknya telah memerintahkan seluruh jajarannya untuk siaga menghadapi potensi kebakaran. Apalagi musim kemarau masih akan berlangsung hingga akhir bulan ini. "Karena memang ini kan diperkirakan masih berlangsung sampai dengan akhir September El Nino-nya yang seperti ini. Jadi kita semua harus bersiap-siap dan untuk itu mudah-mudahan antisipasi kita semua dapat kita lakukan dengan baik," kata dia. Berdasarkan laporan BPBD DKI Jakarta, pada periode Juli-Agustus tercatat ada 457 kejadian kebakaran di Jakarta. Sebanyak 240 kebakaran terjadi sepanjang Agustus 2026. Dari seluruh kasus itu, dugaan penyebab kebakaran yang paling dominan yakni korsleting listrik. Selain itu, ada juga kebakaran yang terjadi karena pembakaran sampah, serta puntung rokok yang dibuang sembarangan.(Asp)

(0)Comments

 

A note on cookies

Newshunt uses essential cookies to keep you signed in and to remember your language and country, so the site works the way you expect. With your permission, we'd also like to use analytics cookies to understand how people use Newshunt and improve it over time.

Accepting only affects analytics. To learn more, view our Privacy Policy or Terms & Conditions.