Start Manis Persib di Super League 2026-2027, Tapi Rapor Pemain Maung Bandung Belum Sempurna

Start Manis Persib di Super League 2026-2027, Tapi Rapor Pemain Maung Bandung Belum Sempurna
View on original source
Category: Sports
Share
Archive
Like
Persib membuka Super League musim 2026-2027 dengan hasil yang manis. Melawan PSM Makassar pada Minggu, 6 September 2026, Persib Bandung menang dengan skor meyakinkan 3-1. Namun kemenangan tersebut, menurut pemerhati Persib Erix Exvrayanto, rapor pemain Maung Bandung tidak bisa hanya ditentukan dari skor akhir. Baca Juga: Analisis di Balik Kemenangan Persib Lawan PSM, Mental Hattrick Juara Jadi Pembeda Ada sektor yang sudah terlihat matang, tetapi ada pula beberapa detail permainan yang masih menjadi 'PR' (pekerjaan rumah). PR ini terutama di area fullback, dan bagaimana Persib menjaga keseimbangan saat kehilangan bola. Rapor Persib Bandung Belum Aman di Super League 2026-2027, Ini Sederet PR Igor Tolic Menurut Erix, sektor fullback kanan dan kiri Persib masih menjadi titik yang perlu mendapat perhatian. Karena di laga perdana, PSM beberapa kali mampu mengeksploitasi ruang dari sisi lapangan. Danijel Loncar dinilai masih membutuhkan waktu untuk benar-benar menyatu dengan permainan Persib. Hal itu bisa dimaklumi, karena pemain ini baru datang bergabung dengan skuad Maung Bandung, sehingga tidak mengikuti seluruh rangkaian persiapan pramusim sejak awal. Sementara Ikhwan Tanamal memiliki kecepatan yang menjadi modal penting. Tetapi pemain baru ini masih perlu meningkatkan kemampuan body balance dan duel fisik ketika berhadapan langsung dengan pemain lawan. 'Speed-nya bagus, tapi bodyball memang masih harus ditingkatkan. Postur bukan alasan, karena pemain seperti Roberto Carlos juga tidak harus tinggi besar untuk kuat dalam duel,' ujar Erix. Menurutnya, persoalan tersebut bukan kelemahan permanen Persib untuk mengarungi Super League musim 2026-2027. Melainkan bagian dari proses pengembangan pemain yang harus terus diasah melalui pertandingan. Baca Juga: Persib Comeback atas PSM, Evaluasi Taktik Igor Tolic di Babak Pertama Jadi Sorotan Bobotoh Kuningan Gelandang Bertahan Butuh Lebih Giras Performa gelandang bertahan Persib dinilai sudah cukup baik, terutama dalam menjaga struktur ketika tim menguasai bola maupun saat mulai membangun serangan. Namun, Erix melihat kebutuhan Persib bukan hanya gelandang yang mampu membaca permainan. Melainkan pemain yang lebih giras, agresif, dan punya stamina untuk bergerak tanpa henti. 'Defensive Midfielder ideal, harus mampu membantu pertahanan ketika tim kehilangan bola, sekaligus cepat naik mendukung serangan ketika possession kembali dikuasai. Artinya, pekerjaan gelandang bertahan tidak berhenti pada screening di depan bek, tetapi juga ikut menentukan seberapa cepat melakukan transisi,' ujarnya. Peran Thom Haye Sementara itu, lini tengah Persib secara umum dinilai sudah mampu menjaga ritme permainan. Erix melihat kualitas distribusi bola Persib di laga perdana Super League musim 2026-2027 mulai terlihat, ketika pemain tengah mampu mengalirkan possession dari satu sisi ke sisi lain sekaligus menyuplai lini depan. Akurasi umpan juga menjadi salah satu modal Persib untuk mengontrol, hingga mampu mendikte tempo permainan lawan. Namun, Erix mengingatkan kualitas tersebut tetap harus dijaga dengan peningkatan intensitas latihan. Karena kehilangan akurasi satu-dua sentuhan saja bisa membuat aliran serangan terputus. Peran Thom Haye terlihat jelas pada gol penyama kedudukan Persib. Sepak pojok yang dilepaskan Haye berhasil disambut Patricio Matricardi untuk menyamakan kedudukan, hanya beberapa menit setelah babak kedua dimulai. 'Situasi tersebut menunjukkan pentingnya kualitas bola mati ketika permainan terbuka sulit dilakukan,' ungkapnya. Persib memang menguasai permainan, tetapi PSM mampu melakukan banyak blok dan menutup ruang sehingga peluang bersih tidak mudah tercipta. Bahkan kombinasi umpan Mariano Peralta dan Thom Haye pada babak pertama sebenarnya sudah cukup menarik. Hanya saja jalur serangan Persib di 45 menit pertama berkali-kali diputus oleh struktur pertahanan PSM. Gol Matricardi menurut Erix bukan sekadar menyamakan kedudukan. Gol tersebut menjadi pemecah kebuntuan yang mengubah momentum pertandingan, karena Persib hanya membutuhkan beberapa menit untuk kemudian berbalik unggul. 'Matricardi bisa mencetak gol penting ketika bola dari Haye sampai kepadanya. Sambil jatuh dia masih bisa mencetak gol, dan itu yang saya pikir mengubah jalannya pertandingan,' kata Erix. Tiga menit setelah gol tersebut, Balsa Sekulic membuat Persib berbalik unggul 2-1 melalui aksi individu dan tembakan dari luar kotak penalti. Masuknya Balsa Sekulic pada awal babak kedua, menjadi salah satu keputusan Igor Tolic yang langsung memberikan dampak. Lini Depan Babak ke-2 Tajam Sentuhan dan keberanian Balsa menyerang ruang membuat lini depan Persib memiliki ancaman yang sebelumnya tidak terlalu terlihat. 'Pemain tersebut memiliki karakter predator yang dibutuhkan Persib. Sentuhan pertamanya langsung berbuah gol. Dia bisa menerima bola, melakukan twist, turn, kemudian menyelesaikan dengan kaki kiri. Golnya memang luar biasa,' ujar Bobotoh dari Kuningan ini. Balsa kemudian menjadi pembeda. Karena setelah Persib unggul, ruang permainan mulai terbuka lebih lebar. Nama Uilliam Barros juga mendapat catatan positif dari Erix di laga perdana Super League 2026-2027 Persib vs PSM. Barros mencetak gol ketiga Persib pada menit ke-82 melalui tembakan keras dari luar kotak penalti, yang membuat skor berubah menjadi 3-1. Salah satu hal positif yang dilihat Erix, adalah semakin banyaknya opsi serangan yang bisa digunakan Persib. Luka Menalo bisa dimainkan sebagai wing forward. Sementara Berguinho dan Barros juga dapat bertukar posisi untuk menciptakan variasi serangan. Dengan konfigurasi tersebut, Persib tidak harus selalu memaksakan progresi melalui tengah. Sirkulasi dari sisi lapangan bisa menjadi alternatif ketika lawan menutup jalur tengah. Gol ketiga Persib juga memperlihatkan bagaimana variasi tersebut bekerja. Luka Menalo terlibat dalam proses serangan sebelum bola bergerak melalui kombinasi permainan menuju Uilliam Barros. Barros kemudian melepaskan tembakan keras yang memastikan Persib menang 3-1. Bagi Erix, pola seperti itu menunjukkan bahwa Persib mulai mempunyai lebih banyak jalur untuk masuk ke area final third. Erix juga menyinggung Ragnar Oratmangoen yang masuk pada fase akhir pertandingan. Karena hanya mendapatkan menit bermain terbatas, Ragnar belum memiliki cukup waktu untuk memberikan pengaruh besar terhadap permainan. Menurut Erix, pemain baru maupun pemain yang baru mendapatkan peran lebih besar membutuhkan proses agar cepat menemukan koneksi dengan sistem. Persib membutuhkan mereka bukan hanya untuk menjadi pelapis, tetapi benar-benar siap ketika pertandingan memasuki fase sulit di Super League musim 2026-2027. Persib Punya Kualitas, Tinggal Konsistensi Pada akhirnya, Erix Exvrayanto melihat kemenangan Persib lawan PSM di laga awal Super League 2026-2027 sebagai gambaran, bahwa Pangeran Biru memiliki kualitas individu dan kedalaman opsi yang cukup menjanjikan. Namun, kualitas tersebut harus diikuti konsistensi, karena kompetisi tidak bisa dimenangkan hanya dengan mengandalkan momen individual. 'Pemain-pemain baru harus cepat nyetel dan konsisten, karena Persib membutuhkan mereka untuk bisa meraih prestasi lagi musim ini,' pungkas Erix. Baca Juga: Epic Comeback! Persib Bandung Bungkam PSM, Perubahan Taktik Igor Tolic Jitu Kemenangan 3-1 atas PSM di laga perdana Super League 2026-2027 menjadi start positif bagi Persib. Namun, bagi Maung Bandung pekerjaan sesungguhnya baru dimulai, menjaga intensitas, memperbaiki detail permainan, dan membuat setiap pemain benar-benar menyatu dengan game model Igor Tolic. (Adi/R5/HR-Online)

(0)Comments

 

A note on cookies

Newshunt uses essential cookies to keep you signed in and to remember your language and country, so the site works the way you expect. With your permission, we'd also like to use analytics cookies to understand how people use Newshunt and improve it over time.

Accepting only affects analytics. To learn more, view our Privacy Policy or Terms & Conditions.