Firenze, www.pasjabar.com – Manajemen Fiorentina resmi mengakhiri kerja sama dengan Fabio Grosso dari kursi pelatih kepala pada Minggu malam. Alhasil, pahlawan Timnas Italia di Piala Dunia 2006 tersebut harus merelakan jabatannya setelah mencatatkan hasil yang sangat mengecewakan bersama La Viola.
Grosso yang baru bertugas pada bursa transfer musim panas ini tercatat hanya memimpin empat pertandingan resmi klub. Pasalnya, skuad La Viola menelan kekalahan beruntun pada tiga laga pembuka Serie A hingga terdampar di papan bawah.
Rentetan Kekalahan Telak dan Kegagalan Belanja Besar
Beban berat sejak awal berada di pundak Grosso setelah pemilik klub, Giuseppe Commisso, menggelontorkan dana lebih dari 150 juta euro pada bursa transfer. Lantaran, manajemen mendatangkan nama-nama besar seperti Christ Oulai, Beto, Giovanni Fabbian, hingga meminjam Franco Mastantuono dan Radu Dragusin ke Stadio Artemio Franchi.
'ACF Fiorentina mengumumkan pemecatan Fabio Grosso per hari ini sebagai pelatih tim utama,' rilis pernyataan resmi klub.
Perjalanan Grosso diawali dengan kekalahan telak 0-4 saat melawat ke markas AS Roma, lalu tumbang 0-3 di kandang sendiri dari Frosinone. Mengingat, kekalahan 1-2 dari Torino pada pekan ketiga akhirnya memicu keputusan tegas manajemen.
'Pakar transfer Matteo Moretto mengonfirmasi Paolo Vanoli menjadi kandidat terkuat untuk kembali melatih Fiorentina,' pungkas laporan internal klub.
Peluang Kembalinya Paolo Vanoli ke Artemio Franchi
Manajemen La Viola kini bergerak cepat memburu suksesor demi menyelamatkan perjalanan tim di kompetisi domestik. Oleh karena itu, nama Paolo Vanoli mendadak mencuat sebagai calon tunggal yang paling berpeluang mengisi posisi pelatih kepala.
Vanoli yang sempat menyelamatkan Fiorentina dari ancaman degradasi musim lalu dinilai sangat mengenal karakteristik skuad yang ada. Hal ini terjadi karena pengalaman singkatnya musim lalu memberikan stabilitas taktis yang tim butuhkan saat ini.
Manajemen menargetkan peresmian pelatih baru sebelum bergulirnya pekan pertandingan berikutnya. Dampaknya, Fiorentina membidik momentum kebangkitan demi memenuhi target tinggi pemilik klub.
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini disajikan untuk tujuan informasi umum. Redaksi Pasjabar berupaya menyajikan data yang akurat dan terkini, namun tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan sepenuhnya.
Pembaca diharapkan melakukan verifikasi tambahan sebelum mengambil keputusan berdasarkan informasi ini. Segala risiko yang timbul dari penggunaan informasi menjadi tanggung jawab pembaca.
Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab, silakan kunjungi halaman: Disclaimer.
Editor: pri
(0)Comments