PELANTIKAN - Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) Ronald Kandoli melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik 13 pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mitra, Senin (7/9/2026).
Ringkasan Berita: Bupati Mitra Ronald Kandoli melantik 13 pejabat Administrator dan Pengawas sebagai bagian dari penyegaran dan pembenahan birokrasi di lingkungan Pemkab Mitra, Senin (7/9/2026).
Ronald meminta pejabat yang baru dilantik bekerja profesional, berintegritas, bertanggung jawab, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Para pejabat juga diminta memperkuat sinergi, kolaborasi, loyalitas, serta netralitas ASN untuk mendukung program pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) Ronald Kandoli melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik 13 pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mitra, Senin (7/9/2026).
Pelantikan tersebut diharapkan memperkuat kinerja perangkat daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Pelantikan berlangsung di Kantor Bupati Mitra dan disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Fredy Tuda.
Hadir pula Sekretaris Daerah, para asisten, sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, serta pejabat Administrator di lingkungan Pemkab Mitra.
Baca juga: Terungkap Identitas Dua Warga Korban Kebakaran di Dendengan Dalam Manado
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi pemerintahan sekaligus langkah penyegaran birokrasi dan pembenahan internal.
Penataan jabatan diharapkan dapat memperkuat kinerja perangkat daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ronald Kandoli menegaskan bahwa jabatan yang diberikan kepada para aparatur sipil negara bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan.
'Pengembangan karier ASN bukan semata-mata untuk kepentingan pegawai yang bersangkutan, melainkan untuk memastikan agenda prioritas pembangunan daerah tetap berjalan dengan baik,' tegas Ronald.
Ia meminta pejabat yang baru dilantik menjalankan tugas secara profesional, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Integritas juga menjadi salah satu hal utama yang ditekankan Bupati.
Menurutnya, setiap pejabat harus bekerja secara jujur, tertib dan cermat serta senantiasa berpedoman pada peraturan perundang-undangan.
Ia juga mengingatkan agar seluruh pejabat menghindari berbagai bentuk penyimpangan dalam menjalankan tugas.
Selain integritas, peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi perhatian.
Para pejabat diminta mampu mendorong inovasi di masing-masing perangkat daerah agar pelayanan pemerintah dapat berlangsung lebih cepat, ramah dan solutif.
(0)Comments