Sosok Pewarta Foto M Bagus, Pencarian 5 Jurnalis Hilang Saat Liput Anak Krakatau Dilanjut Besok

Sosok Pewarta Foto M Bagus, Pencarian 5 Jurnalis Hilang Saat Liput Anak Krakatau Dilanjut Besok
View on original source
Category: Politics
Share
Archive
Like
JURNALIS HILANG KONTAK - Mansyur menunjukkan foto anaknya, M. Bagus Khoirunnas, saat ditemui di kediamannya di Kota Serang, Banten, Selasa (8/9/2026). Tim Basarnas Banten melakukan pencarian lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput Gunung Anak Krakatau, Selasa (8/9/2026). TRIBUNJAKARTA.COM - Mansyur, ayah pewarta foto Antara, M Bagus Khoirunnas mengungkapkan sosok anak tunggalnya. Bagus dilaporkan hilang kontak bersama empat jurnalis lainnya saat menumpangi speedboat menuju perairan Gunung Anak Krakatau (GAK), Selat Sunda. Kapal yang membawa total delapan orang tersebut kehilangan sinyal sejak Senin (7/9/2026) sore dan hingga kini masih dalam pencarian Tim SAR gabungan. Mansyur mengungkapkan bahwa anaknya Bagus merupakan sosok anak yang baik dan pekerja keras. Sejak bergabung ke Media Antara sebagai jurnalis foto sekitar tahun 2018. Banyak karya yang telah anaknya hasilkan hingga saat ini. "Dia ini sosoknya emang pekerja keras. Dari dulu, mau kondisi apapun, dia ke lokasi buat foto," ungkapnya. "Apalagi dia kan wartawan foto yang dibayar kalo fotonya tayang. Kalo gak tayang kan ngga dibayar," sambungnya. Selain dikenal sebagai pekerja keras, Bagus dikenal sebagai sosok yang berprestasi. Sejumlah penghargaan hingga juara telah ditorehkan dalam berbagai ajang perlombaan foto. Bahkan hasil karya foto terakhir soal Gunung Anak Krakatau diunggah dalam akun Instagram Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Mansyur berharap anak semata wayangnya bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat. "Kita berdoa aja, semoga anak saya selamat. Kondisinya sehat, semoga tim SAR bisa menemukan anak saya dengan selamat," ungkapnya. Sang Ayah Terkejut Mansyur yang juga seorang wartawan senior mengaku kaget mendengar kabar mengenai anak tunggalnya. Ia mengaku baru mengetahui musibah yang menimpa anak tunggalnya dari informasi di grup Basarnas Banten. ​Mansyur mengaku kaget saat pertama kali mendengar kabar musibah tersebut melalui grup pesan Basarnas Banten.

(0)Comments

 

A note on cookies

Newshunt uses essential cookies to keep you signed in and to remember your language and country, so the site works the way you expect. With your permission, we'd also like to use analytics cookies to understand how people use Newshunt and improve it over time.

Accepting only affects analytics. To learn more, view our Privacy Policy or Terms & Conditions.