Bungo
BRITO.ID, BERITA BUNGO — Meski anggaran yang masuk ke dusun saat ini mengalami penurunan cukup signifikan, Pemerintah Dusun (Pemdus) Talang Pamesun, Kecamatan Jujuhan, tetap melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Dusun (Musrenbangdus).
Kegiatan tersebut digelar Selasa (8/9/2026) di Aula Kantor Rio Dusun Talang Pamesun. Musrenbangdus dilaksanakan sebagai bagian dari tahapan penyusunan RKP Dusun Tahun 2027 dan Daftar Usulan RKP (DU-RKP) Tahun 2028.
Kegiatan dihadiri Camat Jujuhan yang diwakili Kasi Pemerintahan, Susilawati, bersama sejumlah staf Kecamatan Jujuhan. Turut hadir Bhabinkamtibmas Polsek Jujuhan, tim pendamping dusun, seluruh perangkat Dusun Talang Pamesun, tokoh agama, tokoh adat, serta Ketua Tim Penggerak PKK Dusun Talang Pamesun, Listri Sukarta.
Rio Talang Pamesun, Muhammad Sukarta, mengatakan bahwa meskipun anggaran yang diterima dusun saat ini jauh lebih kecil dibandingkan sebelumnya, pihaknya tetap menjalankan tahapan perencanaan pembangunan sesuai ketentuan.
'Dulu anggaran yang masuk ke dusun bisa mencapai Rp1 miliar. Sekarang tinggal sekitar Rp280 juta. Namun, Pemerintah Dusun Talang Pamesun tetap melaksanakan kewajiban Musrenbang,' ujar Muhammad Sukarta.
Menurutnya, melalui Musrenbangdus tersebut, pemerintah dusun menampung berbagai usulan dari masing-masing kampung untuk kemudian diperjuangkan agar dapat direalisasikan melalui anggaran pemerintah.
'Semoga usulan dari setiap kampung bisa terealisasikan melalui anggaran pemerintah. Ini merupakan bagian dari tahapan penggunaan anggaran pemerintah yang turun ke dusun,' katanya.
Sementara itu, Ruslan, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Jujuhan, membenarkan bahwa anggaran dana desa yang masuk ke dusun saat ini berada di kisaran Rp280 juta lebih.
Ia menjelaskan, kondisi tersebut tidak seharusnya membuat pemerintah dusun kehilangan semangat dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan.
'Betul, sekarang anggaran dana desa yang masuk ke dusun hanya sekitar Rp280 juta lebih, karena pemerintah sudah menjalankan program koperasi desa,' ujar Ruslan.
Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung program koperasi desa yang akan berjalan, sekaligus tetap menjaga semangat pemerintah dusun dalam melaksanakan pembangunan.
'Jangan patah semangat dengan sedikitnya anggaran yang masuk ke dusun. Mari kita sama-sama mendukung program Pak Bupati Bungo, pemerintah provinsi, maupun pemerintah pusat demi kemajuan dusun,' pungkasnya.
Penulis: Azhar
(0)Comments