Rusia Pertimbangkan Larangan Penambangan Bitcoin di 19 Wilayah

Rusia Pertimbangkan Larangan Penambangan Bitcoin di 19 Wilayah
View on original source
Category: Business
Share
Archive
Like
Jakarta – Pemerintah Rusia mempertimbangkan perluasan pembatasan penambangan Bitcoin ke 19 wilayah yang terhubung dengan sistem kelistrikan pusat negara tersebut. Dikutip dari CoinMarketCap, Senin (7/9/2026), rencana ini muncul di tengah lonjakan permintaan listrik, ekspansi data center, serta kekhawatiran terhadap stabilitas jaringan listrik. BACA JUGA:Menlu Rusia: Tuduhan Jerman adalah Awal Perang Sesungguhnya BACA JUGA:OPEC+ Menahan Produksi Minyak Oktober 2026 BACA JUGA:Rusia Siapkan Hukuman Pidana untuk Penambangan Kripto Ilegal Pemerintah Rusia sedang mengevaluasi kemungkinan melarang aktivitas penambangan kripto di wilayah yang terhubung dengan sistem energi terpadu Moskow. Rencana tersebut tidak hanya mencakup Moskow dan wilayah sekitarnya, tetapi juga 17 wilayah lain di Rusia bagian tengah, termasuk Bryansk, Kaluga, Tula, Yaroslavl, dan Voronezh. Jika disetujui, kebijakan tersebut secara efektif akan melarang aktivitas penambangan di sebagian besar wilayah Rusia bagian tengah. Kementerian Energi Rusia juga mempertimbangkan opsi lain selain larangan total. Fasilitas penambangan baru dapat diwajibkan terhubung ke jaringan listrik dengan skema 'keandalan kategori keempat'. Konsumen dalam kategori ini menjadi pihak yang pertama kali dapat diputus aliran listriknya saat terjadi kekurangan pasokan. Mereka juga harus memenuhi persyaratan teknis yang lebih ketat.

(0)Comments

 

A note on cookies

Newshunt uses essential cookies to keep you signed in and to remember your language and country, so the site works the way you expect. With your permission, we'd also like to use analytics cookies to understand how people use Newshunt and improve it over time.

Accepting only affects analytics. To learn more, view our Privacy Policy or Terms & Conditions.