'Asal Ibu Senang' Dicegah! Basiludin: Kehadiran ke Taliabu Tidak Diwajibkan, Pelayanan Tetap Prioritas!

'Asal Ibu Senang' Dicegah! Basiludin: Kehadiran ke Taliabu Tidak Diwajibkan, Pelayanan Tetap Prioritas!
View on original source
Category: Politics
Share
Archive
Like
ILustarasi KEPULAUAN SULA, beritaLima.com — Perayaan ulang tahun ke-42 Bupati Kepulauan Sula, Hj. Fifian Adeningsi Mus, yang berlangsung di Kabupaten Pulau Taliabu, memunculkan sorotan publik terkait kehadiran sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga aparatur pemerintahan desa. Pertanyaan mendasar pun muncul: apakah kehadiran tersebut merupakan penghormatan yang wajar, atau justru mencerminkan budaya 'Asal Ibu Senang' yang menggeser loyalitas birokrasi menjadi loyalitas personal? Perayaan ulang tahun maupun peringatan Maulid Nabi pada dasarnya adalah hal yang wajar dan patut dihargai. Namun persoalan menjadi berbeda apabila melibatkan aparatur negara dalam jumlah besar, berlangsung di luar daerah, atau bertepatan dengan jam kerja. Publik berhak mempertanyakan kapasitas kehadiran para pejabat, apakah sebagai pribadi atau kedinasan karena menyangkut penggunaan waktu kerja, fasilitas pemerintah, serta kemungkinan penggunaan anggaran daerah. Jika kehadiran bersifat pribadi, maka tidak boleh ada pelayanan publik yang terganggu maupun aset negara yang digunakan. Sebaliknya, jika diklaim sebagai tugas kedinasan, maka dasar hukum, sumber pembiayaan, dan pertanggungjawabannya wajib dijelaskan secara terbuka dan transparan. Kekhawatiran muncul terhadap potensi budaya 'Asal Ibu Senang' (ABS) yang mengutamakan kepentingan pribadi pimpinan di atas pelayanan masyarakat. Loyalitas aparatur seharusnya diukur dari kinerja, disiplin, profesionalitas, dan pelayanan yang diberikan kepada rakyat, bukan dari seberapa sering hadir dalam seremoni pribadi. Apalagi di tengah tumpukan persoalan masyarakat Kepulauan Sula mulai dari air bersih, infrastruktur, pendidikan, ekonomi yang stagnan, lapangan kerja, hingga kualitas pelayanan publik yang masih membutuhkan perhatian serius. Menanggapi berbagai sorotan tersebut, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kepulauan Sula, Basiludin Labesi, memberikan penjelasan tegas saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Selasa (8/9/2026): 'Kehadiran pimpinan OPD ke Taliabu adalah undangan keluarga besar Bupati dalam rangka perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Undangan tersebut diberikan kepada orang terdekat dan tentu yang memiliki waktu serta kesempatan untuk hadir 'TIDAK DIWAJIBKAN. Transportasi yang digunakan adalah transportasi laut reguler rute Sanana–Bobong. Masing-masing OPD tetap menugaskan pejabat setingkat di bawahnya untuk melaksanakan tugas-tugas pelayanan kepada masyarakat,' tegas Basiludin. (DN)

(0)Comments

 

A note on cookies

Newshunt uses essential cookies to keep you signed in and to remember your language and country, so the site works the way you expect. With your permission, we'd also like to use analytics cookies to understand how people use Newshunt and improve it over time.

Accepting only affects analytics. To learn more, view our Privacy Policy or Terms & Conditions.