Bulog Siapkan Tambahan 150 Ribu Ton Jagung SPHP untuk Peternak Rakyat

Bulog Siapkan Tambahan 150 Ribu Ton Jagung SPHP untuk Peternak Rakyat
View on original source
Category: Business
Share
Archive
Like
Dengarkan dgn suara Siap 2.3K pembaca JAKARTA (kabarpublik.id) – Perum Bulog menyiapkan tambahan 150 ribu ton jagung program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk memenuhi kebutuhan peternak rakyat di berbagai daerah. Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan tambahan alokasi tersebut diperlukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan jagung pakan, terutama seiring meningkatnya permintaan komoditas peternakan dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). 'Jagung SPHP sudah disepakati mendapat penambahan 150 ribu ton. Kebetulan di gudang Bulog juga tersedia dan mudah-mudahan ini bisa mendukung para peternak yang mengalami kesulitan pakan,' kata Rizal di Jakarta, Selasa (8/9). Rizal mengatakan penyaluran jagung SPHP diprioritaskan bagi peternak rakyat skala mikro, kecil, dan menengah. Kebijakan tersebut diharapkan membantu peternak memperoleh bahan baku pakan dengan harga lebih terjangkau. Pemerintah menetapkan harga jagung SPHP sebesar Rp5.000 per kilogram di gudang Bulog. Sementara itu, harga maksimal di tingkat peternak ditetapkan Rp5.500 per kilogram. Rizal menyebut stok jagung di gudang Bulog saat ini sekitar 140 ribu ton. Ketersediaan tersebut akan mendukung percepatan penyaluran tambahan alokasi kepada peternak yang membutuhkan. 'Realisasi distribusi baru sekitar 50,60 persen. Namun, kami mengantisipasi kebutuhan jangka panjang karena El Nino masih berpotensi berlangsung,' ujarnya. Program SPHP jagung pakan tahap pertama 2026 telah dimulai sejak awal Mei dengan total kuota penyaluran 213,2 ribu ton. Jagung tersebut ditujukan untuk kelompok peternak skala usaha mikro, kecil, dan menengah. Penyaluran jagung SPHP dilakukan melalui koperasi atau asosiasi kepada anggota yang telah terdaftar dalam Surat Keputusan (SK) Menteri Pertanian. Bulog juga terus melakukan pengadaan jagung untuk menjaga ketersediaan stok dan memastikan program SPHP dapat berjalan sesuai kebutuhan di lapangan. Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan tambahan 150 ribu ton jagung SPHP akan diprioritaskan bagi peternak unggas skala mikro, kecil, dan menengah, bukan perusahaan atau industri besar. 'Bulog punya jagung. Kita minta nanti jagungnya itu SPHP jagung 150 ribu ton untuk menyuplai peternak UMKM, bukan pabrik besar,' kata Zulkifli. Menurut dia, kebijakan tersebut diperlukan untuk menjaga harga jagung tetap terjangkau, khususnya saat memasuki musim paceklik. 'Karena Bulog punya stok, itu kita kasih SPHP untuk peternak menengah ke bawah, bukan pabrik-pabrik besar,' ujarnya.

(0)Comments

 

A note on cookies

Newshunt uses essential cookies to keep you signed in and to remember your language and country, so the site works the way you expect. With your permission, we'd also like to use analytics cookies to understand how people use Newshunt and improve it over time.

Accepting only affects analytics. To learn more, view our Privacy Policy or Terms & Conditions.