Real Madrid bersiap mengawali perjalanan mereka di Liga Champions dengan menjamu Inter Milan di Stadion Santiago Bernabeu pada Rabu (9/9) dini hari WIB, sebagaimana dilansir dari Bola. Pertandingan ini menjadi ajang pembuktian bagi manajer Jose Mourinho yang mengusung misi membawa Real Madrid meraih gelar Liga Champions ke-16 sepanjang sejarah klub, sekaligus menghadapi mantan tim yang pernah dibawanya meraih kejayaan Eropa. Langkah Los Blancos menuju laga ini diwarnai hasil minor setelah menelan kekalahan 0-1 dari Real Betis di kompetisi domestik pada akhir pekan lalu, yang diwarnai kegagalan eksekusi penalti Kylian Mbappe.
Sebelum kekalahan tersebut, skuad asuhan Mourinho sempat mencatatkan tiga kemenangan beruntun di La Liga saat berhadapan dengan Espanyol, Real Sociedad, dan Malaga.
Advertisement
Scroll To Continue with Content
Di panggung Eropa, Real Madrid memiliki rekor pembuka yang sangat solid dengan mengemas 17 kemenangan dari 19 laga perdana terakhir mereka, termasuk memenangi lima laga pembuka secara beruntun sejak 2020. Sebaliknya, Inter Milan datang ke Madrid membawa modal impresif setelah mengamankan sembilan poin sempurna dari tiga pertandingan awal Serie A musim ini.
Also Read Real Madrid dan Inter Milan Bersiap Hadapi Laga Liga Champions
Tim besutan Cristian Chivu tersebut sukses menundukkan Monza, Cagliari, dan mengatasi Napoli dengan skor 3-2 berkat gol penentu Lautaro Martinez di masa injury time. Inter Milan yang baru saja mengawinkan gelar juara Serie A dan Coppa Italia kini berambisi mematahkan rekor buruk saat bertemu wakil Spanyol tersebut.
Berdasarkan catatan rekor pertemuan, Inter Milan belum pernah menang atas Real Madrid di milenium baru ini usai menelan empat kekalahan beruntun, dengan kemenangan terakhir Nerazzurri atas Los Blancos terjadi pada 1998 silam.
(0)Comments