Telkomsel antarkan mahasiswi Sulsel raih juara di IndonesiaNEXT

Telkomsel antarkan mahasiswi Sulsel raih juara di IndonesiaNEXT
View on original source
Category: SciTech
Share
Archive
Like
Makassar, Sulsel (ANTARA) - PT Telkomsel membawa mahasiswi asal Sulawesi Selatan, Andi Alya Inar Putri dari Universitas Hasanuddin, dinobatkan sebagai Best Hustler IndonesiaNEXT 2026 dan Nur Hisma dari Universitas Negeri Makassar masuk Top 24 talenta digital terbaik nasional. Predikat Best Hustler IndonesiaNEXT 2026 merupakan program pengembangan talenta digital yang diselenggarakan Telkomsel. "Kami bangga mahasiswa dari Sulawesi Selatan mampu bersaing dan menunjukkan kompetensinya di tingkat nasional," ujar Manager Mobile Consumer GTM and Channel Partnership Telkomsel Region Sulawesi Magdalena Irawati Ovi, melalui keterangannya di Makassar, Sulsel, Selasa. Prestasi yang diraih Andi Alya Inar Putri dan Nur Hisma membuktikan bahwa talenta digital dari Sulawesi memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari ekosistem digital Indonesia di masa depan. Mengusung tema "AI Driven Digital Talents", program ini membekali mahasiswa dengan kompetensi kecerdasan artifisial (AI), pengalaman industri, serta kolaborasi lintas disiplin untuk menghasilkan solusi digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha. "Dengan melayani sepenuh hati, kami berharap upaya kami melalui IndonesiaNEXT dapat membuka kesempatan luas bagi generasi muda untuk ikut memajukan Indonesia," kata dia. Sejak dimulai pada April 2026, IndonesiaNEXT diikuti 8.916 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Melalui serangkaian tahapan seleksi, pelatihan, sertifikasi kompetensi, hingga digital hackathon, program ini menyaring 24 talenta digital terbaik yang terbagi dalam delapan tim dengan peran Hacker, Hipster, dan Hustler. "Bagi saya, pencapaian ini membuktikan bahwa mahasiswa dari Sulawesi Selatan mampu bersaing dan menunjukkan kapasitasnya di tingkat nasional," ujar Andi Alya, yang merupakan mahasiswi Unhas itu. Setiap tim memadukan tiga peran pengembangan produk digital, yaitu Hacker sebagai pengembang teknologi, Hipster sebagai perancang pengalaman pengguna, dan Hustler sebagai pengelola produk serta model keberlanjutan. Sebelum Summit, para peserta mengikuti offline bootcamp pada 1-3 September 2026 untuk mempelajari ekosistem AI Telkomsel, proses pengembangan produk, kolaborasi lintas peran, etika profesional, perlindungan data, dan teknik presentasi, serta melihat langsung lingkungan kerja industri teknologi. Pada IndonesiaNEXT Summit 2026, delapan tim terbaik mempresentasikan solusi yang dinilai berdasarkan pemahaman masalah, kebutuhan pengguna, kualitas purwarupa, serta kelayakan penerapan dan keberlanjutannya. Kemudian, sembilan finalis terbaik, yang terdiri dari tiga Hacker, tiga Hipster, dan tiga Hustler, mempresentasikan kompetensi, kontribusi, kepemimpinan, rekam dampak, dan pandangan mereka mengenai masa depan teknologi Indonesia. Solusi yang dipresentasikan para finalis mengangkat beragam isu yang dekat dengan kehidupan masyarakat, mulai dari kesehatan mental, peningkatan kompetensi tenaga penjualan, pengelolaan limbah, pengembangan kepercayaan diri melalui AI coaching, hingga optimalisasi sektor pangan dan perikanan melalui teknologi berbasis AI. Berdasarkan keputusan dewan juri yang terdiri atas sejumlah industry expert, Telkomsel menetapkan Scenaria sebagai Best Team yang terdiri dari Atha Azzahra Khairun Nisa (Universitas Brawijaya) sebagai Hipster, Wahyu Oktiansyah (Telkom University) sebagai Hustler, dan Putera Nami Shiddieqy (Universitas Sumatera Utara) sebagai Hacker. Baca juga: Telkomsel hadirkan paket pascabayar Halo Optima dengan kuota besar Baca juga: Telkomsel kaji penyesuaian layanan terkait akumulasi kuota internet Baca juga: Telkomsel pulihkan layanan jaringan pascagempa M7,7 di NTT

(0)Comments

 

A note on cookies

Newshunt uses essential cookies to keep you signed in and to remember your language and country, so the site works the way you expect. With your permission, we'd also like to use analytics cookies to understand how people use Newshunt and improve it over time.

Accepting only affects analytics. To learn more, view our Privacy Policy or Terms & Conditions.