Putin Soroti Peran Asia-Pasifik dalam Pertumbuhan Ekonomi Global

Putin Soroti Peran Asia-Pasifik dalam Pertumbuhan Ekonomi Global
View on original source
Category: Financial
Share
Archive
Like
Presiden Rusia Vladimir Putin menyoroti pentingnya kawasan Asia-Pasifik sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi global saat ini. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sesi pleno Forum Ekonomi Timur ke-11 yang berlangsung di kota Vladivostok. Putin menyatakan bahwa Rusia berupaya memperluas kerja sama perdagangan serta investasi secara setara dengan para mitra regional. Pengembangan Timur Jauh Moskow menetapkan target strategis untuk mengubah wilayah Timur Jauh Rusia menjadi pusat kerja sama dan pembangunan. Fokus utama pembangunan tersebut mencakup sektor infrastruktur, teknologi, pengembangan tenaga kerja, dan berbagai inisiatif sosial. Sejumlah pemimpin dunia turut hadir dalam sesi pleno tersebut bersama Presiden Vladimir Putin di Vladivostok. Para pemimpin yang hadir meliputi Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Mongolia Nyam-Osoryn Uchral. Selain itu, Wakil Presiden Myanmar U Nyo Saw dan Wakil Perdana Menteri Tiongkok Ding Xuexiang juga mengikuti jalannya forum. Kerja Sama Bilateral Indonesia dan Rusia Presiden Prabowo Subianto menyampaikan peningkatan signifikan dalam perdagangan bilateral antara Indonesia dan Rusia. Prabowo menyerukan kerja sama yang lebih mendalam pada sektor energi, ketahanan pangan, antariksa, pendidikan tinggi, dan transportasi. Indonesia juga mengupayakan keterlibatan yang lebih luas dengan Moskow serta anggota Uni Ekonomi Eurasia. Perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia dijadwalkan mulai berlaku pada awal tahun 2027. Usulan pembentukan mekanisme konektivitas maritim dan udara langsung antara Indonesia dan Vladivostok turut diajukan. Komitmen Tiongkok di Timur Jauh Ding Xuexiang menegaskan posisi Tiongkok sebagai mitra dagang utama bagi wilayah Timur Jauh milik Rusia. Beijing memberikan dukungan aktif terhadap pengembangan wilayah teritorial maju serta kawasan Pelabuhan Bebas Vladivostok. Sekitar 100 entitas beroperasi di kawasan tersebut dengan total nilai investasi gabungan mencapai sekitar USD 10,8 miliar. Tiongkok juga mendorong peningkatan kerja sama kemanusiaan serta perluasan pertukaran di bidang budaya, pariwisata, dan pendidikan. Rangkaian diskusi di forum tersebut mempertegas komitmen bersama dalam memperkuat konektivitas lintas kawasan Asia-Pasifik.

(0)Comments

 

A note on cookies

Newshunt uses essential cookies to keep you signed in and to remember your language and country, so the site works the way you expect. With your permission, we'd also like to use analytics cookies to understand how people use Newshunt and improve it over time.

Accepting only affects analytics. To learn more, view our Privacy Policy or Terms & Conditions.