Cagliari meraih kemenangan tipis 1-0 atas Lecce pada pertandingan Serie A yang berlangsung di Stadion Unipol Domus, Senin (7/9/2026) malam.
Gol tunggal dicetak oleh Daniel Maldini pada menit ke-29 lewat sundulan dari tendangan sudut Jacopo Fazzini. Scroll To Continue with Content
Gol tersebut menjadi yang pertama bagi Maldini bersama Cagliari dan langsung disusul dengan gestur menunjukkan jersey rekan setimnya, Kevin Carlos, sebagai bentuk penghormatan atas duka yang dialami pemain itu.
Kini, Kevin Carlos tengah berduka setelah ibundanya meninggal dunia, sehingga pemain tersebut harus kembali ke Spanyol untuk menemani keluarganya.
"Saya ingin menunjukkan dukungan kepada Kevin Carlos yang sedang mengalami masa sulit," ujar Daniel Maldini, dilansir dari ilmessaggero.it.
Kiper Lecce, Falcone, tampil impresif dengan beberapa penyelamatan krusial, namun usaha timnya gagal membuahkan gol.
Selama pertandingan, Cagliari mendominasi jalannya laga dengan beberapa peluang yang mengancam gawang Lecce.
"Kami bermain solid dan berusaha maksimal untuk memenangkan pertandingan," kata pelatih Cagliari, diwartakan oleh repubblica.it.
Selain itu, pertandingan ini memiliki daya tarik unik di Turki, di mana laga antara Cagliari dan Lecce dikenal sebagai "El Clásico kebosanan" yang justru menjadi tradisi berkumpul para penggemar sepak bola untuk menontonnya bersama-sama.
Legenda ini bermula dari sebuah lelucon di forum online Turki pada 2011 yang menyebut pertandingan antara kedua tim selalu berakhir tanpa gol dan membosankan.
Meski demikian, pertandingan hari ini berakhir dengan skor berbeda dan membawa arti khusus bagi para pemain dan penggemar.
"Pertandingan ini menjadi simbol budaya sepak bola yang unik di Turki," ungkap salah satu penggemar di forum Ekşi Sözlük, seperti dikutip dari lecce.corriere.it.
(0)Comments