ACEH UTARA — Mitra mabes.com
Peringatan Hari Lahir Samudera Pasai ke-800 digelar meriah di depan Kantor Bupati Aceh Utara, 7–13 September 2026. Dikemas dalam suasana festival, kegiatan ini menjadi ruang bagi berbagai kecamatan untuk memperkenalkan potensi, produk, serta hasil unggulan daerah kepada masyarakat dan para pengunjung.
Salah satu kecamatan yang turut ambil bagian adalah Kecamatan Langkahan, wilayah yang pada 2025 lalu menjadi salah satu daerah yang terdampak cukup parah akibat banjir bandang.
Kini, setelah melewati masa sulit tersebut, Langkahan perlahan bangkit. Momentum Samudera Pasai ke-800 dimanfaatkan untuk menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa kehidupan dan potensi masyarakat Langkahan kembali tumbuh.
Camat Langkahan, T. Reza Ichwan, S.STP., M.A.P., mengatakan pihaknya ingin menjadikan momentum tersebut sebagai kesempatan untuk memperlihatkan berbagai hasil dan potensi yang dimiliki Kecamatan Langkahan.
'Langkahan termasuk salah satu daerah yang sangat parah terdampak banjir bandang tahun 2025 lalu. Alhamdulillah, sekarang Langkahan sudah mulai bangkit. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperlihatkan kepada para pengunjung hasil-hasil dari Kecamatan Langkahan,' ungkap T. Reza Ichwan.
Menurutnya, keikutsertaan Langkahan dalam peringatan Samudera Pasai ke-800 bukan sekadar mengikuti kemeriahan festival, tetapi juga menjadi bentuk semangat masyarakat untuk bangkit dan memperkenalkan kembali potensi daerah setelah dilanda bencana.
Dari daerah yang pernah diterjang banjir bandang, Langkahan kini hadir membawa cerita kebangkitan.
Semangat tersebut menjadi bagian dari kemeriahan peringatan Samudera Pasai ke-800, yang tidak hanya mengenang perjalanan sejarah, tetapi juga menjadi momentum untuk memperlihatkan potensi dan kekuatan masyarakat Aceh Utara hari ini.
Pak nek
(0)Comments