Tangkal Penyebaran Abu Vulkanik, BNPB Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca

Tangkal Penyebaran Abu Vulkanik, BNPB Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca
View on original source
Category: Tourism
Share
Archive
Like
Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah bergerak melakukan berbagai mitigasi penyebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Terbaru, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) melalui tiga strategi untuk mendatangkan hujan dan membantu meluruhkan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Kepala BNPB Suharyanto, mengatakan pihaknya akan melakukan tiga strategi OMC untuk meminimalisir dampak abu vulkanik terhadap kondisi cuaca dan penerbangan di empat provinsi, yakni Lampung, Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Strategi pertama, BNPB tetap menyiagakan satu tim dan armada udara di Lapangan Udara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, untuk mengantisipasi apabila kondisi penerbangan di wilayah tersebut kembali memungkinkan. "Hari ini kami menggunakan tiga strategi, yang pertama tetap kami gunakan ada satu tim di Pondok Cabe, antisipasi kalau nanti bisa terbuka ini segera bisa naik untuk melaksanakan operasi modifikasi cuaca di wilayah Jakarta dan sekitarnya," ujar Suharyanto. Strategi kedua, BNPB akan berupaya melaksanakan OMC dari Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, setelah mendapatkan informasi bahwa kondisi bandara tersebut telah terbuka. Apabila kondisi penerbangan di Pulau Jawa masih tertutup, BNPB telah menyiapkan strategi ketiga yakni dengan menggeser pesawat OMC dari Kalimantan menuju Semarang, Jawa Tengah. "Nah di Semarang ini nanti kami akan melaksanakan OMC karena Bandara Ahmad Yani Semarang ini tidak tertutup, ini paling tidak kami bisa melaksanakan OMC untuk meluruhkan abu-abu yang sekarang menutupi penerbangan di empat provinsi tersebut," kata Suharyanto. Sementara itu, pelaksanaan OMC sebenarnya telah diupayakan sejak kemarin setelah Gunung Anak Krakatau terpantau erupsi pada Minggu (6/9) dini hari. Namun, kondisi ruang udara yang belum memungkinkan menyebabkan pesawat OMC belum dapat diterbangkan. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA "Tapi hari kemarin kami belum bisa berhasil Pak Presiden karena semua pesawat ini tidak bisa terbang, tertutup," lapor Suharyanto kepada Presiden Prabowo. Lebih lanjut, BNPB mengatakan bahwa keputusan pelaksanaan OMC akan terus mengikuti perkembangan status abu vulkanik dan NOTAM (Notice to Air Missions) atau informasi ruang udara. Selain itu, kondisi cuaca, atmosfer, dan faktor keselamatan penerbangan juga akan menjadi faktor penentu dalam pelaksanaan OMC. Halaman Selanjutnya : BNPB menjelaskan bahwa dalam upaya mengurangi dampak persebaran abu vulkanik, OMC akan dilakukan melalui dua teknik. Pertama, melakukan penyemaian awan potensial untuk mengoptimalkan peluang hujan yang dapat meluruhkan abu vulkanik yang tersebar.

(0)Comments

 

A note on cookies

Newshunt uses essential cookies to keep you signed in and to remember your language and country, so the site works the way you expect. With your permission, we'd also like to use analytics cookies to understand how people use Newshunt and improve it over time.

Accepting only affects analytics. To learn more, view our Privacy Policy or Terms & Conditions.