Soal Poros Kuat di Pilpres 2029, PDIP Pilih Fokus Bantu Penanganan Bencana di Daerah

Soal Poros Kuat di Pilpres 2029, PDIP Pilih Fokus Bantu Penanganan Bencana di Daerah
View on original source
Category: Politics
Share
Archive
Like
Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo menanggapi pemberitaan yang menyebut partainya disebut sebagai poros penting dalam kontestasi Pilpres 2029 mendatang. Ganjar menegaskan, PDI Perjuangan saat ini tengah fokus membantu penanganan penanganan bencana di daerah. PDI Perjuangan, kata Ganjar, saat ini belum mau berbicara soal urusan pemilu ataupun Pilpres 2026. "Kami sedang konsen bantu bencana NTT, siaga erupsi gunung dan kondisi kekeringan dimana masyarakat perlu banyak air. Disamping soal efek karhutla pada masyarakat," kata Ganjar Pranowo , Selasa, 8 September 2026. Menurut Ganjar, rentetan bencana yang dialami Indonesia di sejumlah daerah menjadi pekerja rumah atau PR yang harus menjadi konsentrasi bersama. Sumber daya yang ada harus digerakkan untuk bantuan. "Gempa NTT perlu bantuan, banjir Aceh dan sekitarnya perlu dituntaskan, karhutla perlu segera dipadamkan, kekeringan dan kesulitan air bersih perlu segera dibantu karena kemungkinan kemarau ini akan panjang. Ditambah beberapa erupsi gunung berapi yang berdampak pada sektor lain. Itulah masalah rakyat yang harus diurus hari ini," kata ," kata Ganjar dikutip CNN Indonesia. Sebelumnya Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, menyoroti pidato Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada peringatan HUT ke-25 Demokrat, Sabtu, 5 September 2026. Pidato tersebut dinilai Doli sebagai gesture poros politik Cikeas untuk maju di pilpres. "Bila beberapa waktu lalu, Budi Arie, yang mewakili satu poros politik (Solo), sudah terang benderang menyatakan kesiapannya, sekarang kita menyaksikan satu lagi poros politik (Cikeas) ikut memberikan sinyal yang kuat," kata Ahmadi Doli Kurnia, Selasa, 7 September 2026. Doli juga menunggu poros politik penting lain, yakni Teuku Umar atau PDIP untuk menyatakan kesiapannya maju dalam kontestasi Pilpres 2029. "Memang menjadi agak unik, bila dalam waktu dekat, salah satu poros politik penting lain (Teuku Umar), tidak kunjung menyatakan siap bertarung pada Pilpres 2029," kata Doli yang juga Wakil Ketua Baleg DPR itu. Menurut Doli, baik pidato AHY maupun Budi Arie merupakan sinyal pertarungan Pilpres 2029 telah dimulai dan semakin terbuka, dua poros politik, Solo dan Cikeas telah memasang kuda-kuda mereka.[]

(0)Comments

 

A note on cookies

Newshunt uses essential cookies to keep you signed in and to remember your language and country, so the site works the way you expect. With your permission, we'd also like to use analytics cookies to understand how people use Newshunt and improve it over time.

Accepting only affects analytics. To learn more, view our Privacy Policy or Terms & Conditions.