Krjogja.com - SRAGEN - Seorang siswi Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Sragen, Anisa Nur Fadilah dilaporkan meninggal dunia. Siswi Kelas XI A SRT Sragen ini diketahui sakit beberapa hari terakhir dan sempat dirawat di RSUD dr Soehadi Prijonegoro (RSSP) Sragen.
Sebelum meninggal dunia, siswi itu sempat mengalami demam, muntah, dan kejang hingga akhirnya dirujuk ke rumah sakit. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sragen, Yuniarti, dikonfirmasi Senin (7/9/2026) membenarkan kabar meninggalnya siswi SRT Sragen tersebut
Yuniarti mengatakan Anisa diketahui memiliki riwayat sakit kelenjar tiroid sebelum masuk ke SRT. Selama berada di SRT, Anisa sudah tiga kali menjalani pemeriksaan dan mendapatkan pengobatan di rumah sakit. "Dia sebelum di SRT mempunyai riwayat sakit kelenjar tiroid. Selama di SRT, sudah tiga kali diperiksakan ke rumah sakit dan diberikan pengobatan. Selama di SRT, dia aktif dan ceria, tidak menunjukkan kalau sakit. Sepekan terakhir dia mengalami flu dan demam sudah diperiksakan ke Puskesmas Mondokan dan mendapatkan obat," ujarnya.
Sebelum meninggal, siswi tersebut mengalami demam dan diperiksakan ke Puskesmas Mondokan. Pada sore hari, kondisinya masih demam, tetapi siswi tersebut menolak dibawa kembali ke puskesmas dan meminta izin pulang.
Pihak sekolah kemudian menghubungi orang tuanya. Pada pukul 21.00 WIB, ANF dijemput oleh orang tuanya. "Pada saat penjemputan orang tua anak masih ceria, senang dijemput oleh orang tuanya," jelas dia.
Menurut Yuniarti, berdasarkan informasi dari ibu korban, setelah tiba di rumah, dia diberi obat penurun panas yang sebelumnya diperoleh dari puskesmas. Orang tua sempat mengira demamnya telah menurun karena tidak ada keluhan lain. Namun, pada malam hari malah mengalami muntah berulang.
"Namun, kata ibunya, dia muntah terus pada malam itu. Lalu pada Subuh Minggu (6/9/2026), anak dibawa ke puskesmas dan selanjutnya dirujuk ke RSSP Sragen karena anak mengalami kejang-kejang," ujar Yuniarti.
Sementara itu, Kepala SRT Sragen, Giyatno, juga membenarkan salah satu siswanya meninggal dunia di RSSP Sragen. Dia mengatakan siswi tersebut sebelumnya mengalami demam dan flu serta telah diperiksakan ke Puskesmas Mondokan.
Menurut Giyatno, siswi tersebut masuk ke IGD RSSP Sragen untuk menjalani pemeriksaan sebelum kemudian dipindahkan ke ruang rawat inap sekitar pukul 13.00 WIB. "Lalu siswa meninggal pukul 14.00 WIB di RSUD Sragen," kata dia. (Sam)
(0)Comments