TI

Tim Redaksi

Pamit Cari Bambu, Lansia Meninggal di Sungai Lamandau

Image
NANGA BULIK/TABENGAN.CO.ID – Seorang kakek berusia 73 tahun bernama E. Guhung ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di aliran Sungai Lamandau, tepatnya di area Dukuh Tolahan, Desa Tamiang, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Sabtu (5/9/2026). Korban yang sempat dinyatakan hilang sejak Rabu (2/9/2026) tersebut diduga terpeleset dan tenggelam saat mencari bambu di sekitar tepi sungai. Kalaksa BPBD Lamandau, Hendikel, mengungkapkan kronologi kejadian bermula saat korban menghadiri rapat persiapan tradisi tuba adat di Aula Kantor Desa Tamiang pada Selasa (1/9/2026). 'Usai rapat, korban berniat mencari bambu untuk dijadikan gagang serompang atau tombak ikan. Namun, sejak tanggal 2 September, korban tidak kunjung pulang ke rumah tanpa kabar hingga akhirnya ditemukan sudah meninggal dunia,' jelas Hendikel. Diduga kuat, lansia tersebut terjatuh di bebatuan area Sungai Tolahan sebelum akhirnya tenggelam. Proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Lamandau, TNI-Polri (Babinsa, Bhabinkamtibmas, Brimob, dan Tim Inafis Polres Lamandau), serta dibantu masyarakat setempat untuk membawa jenazah ke rumah duka. Pj Kepala Desa Tamiang, Edmond Lamey Mambat, membenarkan kejadian tragis yang menimpa warganya tersebut dan menyampaikan duka cita mendalam. 'Almarhum memang sudah sepuh dan tinggal sendirian, sementara lokasi ladangnya cukup jauh dari pemukiman warga,' ujar Edmond. Ia menambahkan, pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan sepakat untuk tidak dilakukan visum. kar/fwa-red
Pamit Cari Bambu, Lansia Meninggal di Sungai Lamandau
View on original source
Share
Archive
Like

(0)Comments

 

Related Opinion

A note on cookies

Newshunt uses essential cookies to keep you signed in and to remember your language and country, so the site works the way you expect. With your permission, we'd also like to use analytics cookies to understand how people use Newshunt and improve it over time.

Accepting only affects analytics. To learn more, view our Privacy Policy or Terms & Conditions.