Bermain petak umpet berujung duka. Seorang bocah berinisial ER, warga Desa Ketonggo, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, dilaporkan meninggal dunia saat bermain petak umpet bersama teman-temannya.
Bocah laki-laki berusia 9 tahun tersebut diduga tertimpa tembok kamar mandi yang sudah lapuk dan lama tidak digunakan. Peristiwa itu terjadi ketika korban bersama tiga temannya sedang bermain petak umpet di sekitar lingkungan rumah warga.
Kapolsek Bungkal, AKP Ikhwanul Huda, saat dikonfirmasi menjelaskan, bangunan kamar mandi tersebut berada di luar rumah milik tetangga korban dan sudah lama dalam kondisi kosong.
'Sebelum kejadian, korban bersama tiga temannya sedang bermain petak umpet. Saat mencari tempat untuk bersembunyi, korban berada di dekat bangunan kamar mandi yang sudah lama kosong dan kemudian memanjat tembok yang kondisinya sudah rapuh,' ujar AKP Ikhwanul Huda.
Nahas, saat berada di sekitar tembok tersebut, bangunan yang sudah lapuk itu roboh dan menimpa korban. Warga dan keluarga yang mengetahui kejadian tersebut langsung melakukan evakuasi untuk memberikan pertolongan medis.
Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Bungkal untuk mendapatkan penanganan. Namun, nyawa pelajar SD kelas 3 tersebut tidak dapat diselamatkan.
'Setelah tertimpa reruntuhan, warga dan keluarga langsung melakukan evakuasi dan membawa korban ke Puskesmas Bungkal. Namun, korban akhirnya tidak dapat diselamatkan,' jelasnya.
Atas kejadian tersebut, AKP Ikhwanul Huda mengimbau para orang tua untuk selalu melakukan pengawasan terhadap putra-putrinya, terutama ketika beraktivitas atau bermain di luar rumah.
'Kami mengimbau kepada orang tua agar selalu mengawasi anak-anak ketika beraktivitas di luar rumah. Kalau bermain, diharapkan memilih lokasi atau tempat yang aman dan nyaman, serta menjauhi bangunan yang kondisinya sudah tidak layak,' pungkasnya.
(0)Comments