Bandara Soekarno-Hatta Perpanjang Penutupan Penerbangan hingga 17.30 WIB, Erupsi Anak Krakatau Meningkat?
Calon penumpang menunggu kejelasan jadwal di terminal Bandara Soetta setelah penutupan operasional diperpanjang.-Dok. Candra Aditya Pratama/Disway.id-
TANGERANG, DISWAY.ID -- Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melakukan perpanjangan penutupan operasional penerbangan hingga pukul 17.30 WIB, Minggu, 6 September 2026.
Asst. Deputy Communication & Legal KC Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan, mengatakan langkah tersebut diambil sehubungan dengan meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
"Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan penghentian operasional penerbangan sampai pukul 13.30 WIB," kata Yudis, Minggu.
BACA JUGA:Dampak Abu Vulkanik Pada Kesehatan Diungkap dr Tirta: Bisa Berdampak Bronkitis
Yudis mengatakan, penutupan sementara itu merupakan langkah mitigasi dengan mempertimbangkan aspek keselamatan penerbangan.
"Manajemen Bandara Internasional Soekarno-Hatta terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk memastikan penanganan operasional dan pelayanan kepada penumpang tetap berjalan dengan baik selama kondisi tersebut," ungkapnya.
Sebagai langkah antisipasi terhadap penumpang yang terdampak, pihak Bandara Soetta mengaktifkan Service Recovery Activation (SRA).
Yudistiawan mengemukakan, SRA diaktifkan untuk memastikan kebutuhan penumpang tetap terpenuhi selama periode penutupan sementara.
"Bandara Soekarno-Hatta telah mengaktifkan Service Recovery Activation (SRA) dengan menyediakan makanan dan minuman ringan bagi penumpang," kata Yudistiawan kepada Disway, Minggu, 6 September 2026.
Selain menyediakan makanan dan minuman, pihak bandara juga menyiapkan bus di setiap terminal untuk mendukung mobilitas penumpang menuju hotel.
BACA JUGA:Penjualan Masker Laris Manis Imbas Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau, Pedagang Masker di Jaksel: Naik 4 Kali
Menurut Yudistiawan, penyediaan transportasi tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan masing-masing maskapai.
"Bandara juga menyiapkan bus di setiap terminal untuk mendukung mobilitas penumpang menuju hotel, melalui koordinasi dengan maskapai," tegasnya.
Sejumlah fasilitas pendukung turut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan penumpang selama operasional penerbangan terdampak.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
(0)Comments