KARANGASEM – Seorang narapidana Lapas Kelas IIB Karangasem yang menjalani hukuman karena kasus pembunuhan berinisial MT meninggal diduga karena mengalami abses otak atau kumpulan nanah pada jaringan otak, Minggu (6/9/2026) pagi.
Humas Lapas Kelas IIB Karangasem, I Made Adi Aryastawan, mengonfirmasi MT meninggal saat menjalani perawatan di RSUD Karangasem.
'Yang bersangkutan meninggal kemarin pagi di RSUD Karangasem, dan jenazahnya sudah langsung diserahterimakan kepada pihak keluarga,' kata I Made Adi Aryastawan, Senin (7/9/2026).
Ia mengungkapkan, kondisi kesehatan MT mulai menurun sejak pertengahan Agustus 2026 dan beberapa kali mendatangi klinik Lapas Karangasem dengan keluhan sakit kepala. Petugas medis kemudian memberikan penanganan dan obat.
Pada Kamis (3/9/2026), MT kembali datang ke klinik dengan kondisi sakit kepala yang disebut cukup hebat. Karena membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut, pihak lapas merujuknya ke RSUD Karangasem.
Di rumah sakit, kondisi MT terus memburuk. Ia sempat mengalami muntah-muntah hingga mengalami penurunan kesadaran. Hasil pemeriksaan CT scan kemudian menunjukkan adanya dugaan abses pada otak.
'Dugaan awal berdasarkan hasil CT scan, terdapat abses di otak,' jelas Adi.
MT diketahui telah menjalani masa pidana di Lapas Kelas IIB Karangasem sekitar satu tahun terakhir. Sebelumnya, ia menjalani masa hukuman di Rutan Gianyar sebelum dipindahkan ke Lapas Karangasem.
Saat pertama kali masuk Lapas Karangasem, MT disebut tidak memiliki riwayat penyakit yang dilaporkan.
Namun, dalam beberapa pekan terakhir, keluhan kesehatannya mulai muncul. (*)
(0)Comments