Hanuang.com – Kabar duka datang dari Jepang. Seorang warga negara Indonesia (WNI) peserta pelatihan teknis meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan kerja di sebuah pabrik di Kota Otake, Prefektur Hiroshima.
Korban diketahui bernama Indra Kurniawan, berusia 21 tahun. Ia dilaporkan mengalami pendarahan setelah bagian lehernya terjepit di dalam mesin mixer saat menjalankan pekerjaannya.
Insiden tragis tersebut terjadi di pabrik milik Toda Kogyo Corp, perusahaan yang bergerak dalam produksi material. Panggilan darurat diterima pihak berwenang sekitar pukul 22.20 waktu setempat.
Menurut laporan kepolisian setempat, Indra saat itu tengah bekerja dalam proses produksi cat. Ia disebut berada seorang diri ketika kecelakaan terjadi.
Mesin pencampur yang digunakan dalam proses produksi tersebut memiliki ukuran cukup besar, dengan diameter dan kedalaman masing-masing sekitar 1,5 meter.
Situasi menjadi semakin tragis karena tidak ada saksi mata yang secara langsung melihat detik-detik terjadinya kecelakaan. Indra kemudian ditemukan dalam kondisi mengalami luka serius akibat terjepit di dalam mesin.
Kecelakaan tersebut kini tengah diselidiki oleh kepolisian Jepang. Petugas memeriksa berbagai kemungkinan penyebab insiden, termasuk menelusuri rekaman kamera pengawas yang berada di sekitar lokasi pabrik.
Penyelidikan dilakukan untuk mengetahui secara pasti bagaimana kecelakaan itu terjadi dan apakah terdapat faktor keselamatan kerja yang berkaitan dengan insiden tersebut.
Peristiwa ini sekaligus menjadi perhatian terhadap aspek keselamatan bagi para pekerja, termasuk peserta pelatihan teknis dari luar negeri yang menjalani aktivitas kerja di Jepang.
Kematian Indra menjadi duka mendalam di tengah perjuangan para pekerja muda Indonesia yang mengikuti program pelatihan dan bekerja di negeri Sakura. Di balik aktivitas produksi yang berlangsung setiap hari, keselamatan pekerja tetap menjadi hal yang tidak dapat diabaikan.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi lengkap kecelakaan tersebut. (Arya)
(0)Comments