ENDE, TIMEXKUPANG.FAJAR.CO.ID - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ende Marselinus Ekklesia Meta mengatakan, hingga hari ke-21 paska gempa Flores terdapat sedikitnya 10 ribu lebih KK atau tepatnya 10.547 KK yang terdampak gempa di Kabupaten Ende.
Demikian yang disampaikan Kalaks BPBD Kabupaten Ende, Sabtu (5/9/2026). Dia menyebutkan, setidaknya pihak Pemerintah salam hal ini BPBD telah menyalurkan bantuan untuk membantu warga penyintas yang terdampak.
Lebih jauh Sil Meta demikian ia biasa disapa, pihaknya sudah menyalurkan bantuan kepada warga terdampak sebanyak 12.013 paket dan 700 tenda keluarga. "Hingga memasuki hari ke-21 kita sudah salurkan bantuan Pemerintah kepada warga masyarakat setiap harinya sehingga total sebanyak 12.013 paket dan 700 tenda keluarga," sebut dia.
Kedepannya, lanjut Sil Meta, pihaknya dalam hal ini BPBD akan fokus ditahap kedua masa tanggap darurat yakni pemulihan rumah dan infrastruktur. Karena itu lanjutnya, tim verifikasi sudah turun untuk melakukan pendataan.
Sementara itu, untuk pemulihan infrastruktur dirinya mengaku sedang menyusun kajian kebutuhan paska bencana. "Kita lagi susun kajian kebutuhan pasca bencana (jitupasna) dan persiapan penyusunan dokumen R3P (rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana)" ucapnya.
Menyinggung soal pemulihan trauma psikologis, mental khsusus bagi anak- anak paska gempa, dia mengungkapkan sudah dan sementara dilaksanakan kegiatan berupa trauma healing. "Kita telah melakukan pemulihan trauma di 28 titik, dan kedepan akan terus dilakukan baik oleh OPD teknis maupun LSM," jelasnya.
(0)Comments