Kabar Duka, Siswi Sekolah Rakyat Sragen Meninggal
Kabar duka datang dari Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sragen. Anisa Nur Fadilah (16), siswi baru asal Desa Kedawung, Kecamatan Mondokan, Sragen, mengembuskan napas terakhir di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen pada Minggu (6/9/2026).
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sragen Giyatno membenarkan kabar meninggalnya Anisa.
Anisa mulai mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat Sragen pada tahun ajaran baru sejak Agustus 2026.
Anisa Mengalami Panas dan Flu
Giyatno mengatakan Anisa mengalami panas dan flu sebelum pihak sekolah membawanya ke Puskesmas Mondokan pada Sabtu (5/9/2026).
Petugas Puskesmas Mondokan kemudian memeriksa kondisi Anisa dan memberikan obat.
'Siswa sakit panas flu, sudah diperiksa ke Puskesmas Mondokan Sabtu 5 September 2026 dan diobati. Malam minggu minta dijemput orang tua pulang dulu,' kata Giyatno, Senin (7/9/2026).
Pada Sabtu malam, Anisa meminta orang tuanya menjemputnya untuk pulang. Keluarga kemudian membawa Anisa pulang ke rumah.
Orang Tua Membawa Anisa ke Rumah Sakit
Pada Minggu (6/9/2026), orang tua kembali membawa Anisa ke Puskesmas Mondokan. Karena Puskesmas Mondokan penuh, petugas kemudian mengarahkan keluarga Anisa menuju Puskesmas Sukodono.
Petugas Puskesmas Sukodono selanjutnya mengarahkan Anisa menuju RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Sesampainya di rumah sakit, tim medis langsung memeriksa kondisi Anisa di ruang IGD.
Tim medis kemudian memindahkan Anisa ke ruang rawat inap sekitar pukul 13.00 WIB. Sekitar satu jam kemudian, dokter menyampaikan kabar duka kepada keluarga setelah Anisa meninggal dunia.
Keluarga kemudian membawa jenazah Anisa ke rumah duka. Keluarga juga memakamkan Anisa pada Minggu malam.
Anisa Punya Riwayat Sakit Kelenjar Tiroid
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sragen Yuniarti mengatakan Anisa memiliki riwayat sakit kelenjar tiroid sebelum masuk Sekolah Rakyat.
Yuniarti mengatakan Anisa menjalani pemeriksaan dan pengobatan di rumah sakit sebanyak tiga kali selama mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat.
Namun, pihak Dinsos belum menyampaikan keterangan mengenai penyebab medis kematian Anisa.
Anisa baru mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sragen sejak Agustus 2026. Kepergian Anisa meninggalkan duka bagi keluarga serta seluruh lingkungan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sragen. (*)
(0)Comments