NO

Nona Ria Kharisma

Erupsi Anak Krakatau Meningkat, Nelayan Tertimpa Hujan Batu dan Abu

Image
RRI.CO.ID, Bandarlampung : Aktivitas Gunung Anak Krakatau dilaporkan meningkat signifikan pada Sabtu sore. Erupsi tersebut memuntahkan abu vulkanik pekat serta hujan batu pijar yang menyebar hingga ke kawasan perairan, memicu bahaya langsung bagi para nelayan tradisional di Selat Sunda. Berdasarkan rekaman video amatir yang beredar luas di media sosial, terlihat detik-detik mencekam saat perahu nelayan dihujani luncuran batu-batu kecil dan material pijar dari udara. Dalam video tersebut, terdengar benturan keras batu yang mengenai atap perahu di tengah kondisi laut yang gelap tertutup abu tebal. Sebaran abu pekat membuat ruang udara perairan gelap gulita dan membatasi jarak pandang. Kejadian ini memaksa para nelayan segera memutar balik arah armada mereka menuju pesisir terdekat untuk menyelamatkan diri. Menanggapi video yang beredar dan kondisi di lapangan, pihak otoritas pengamat gunung api bersama instansi terkait mengimbau keras seluruh nelayan, kapal motor, serta pelaku wisata bahari untuk mematuhi zona bahaya. Masyarakat dilarang mendekati kawah Gunung Anak Krakatau dalam radius aman yang telah ditentukan sampai aktivitas erupsi dan hujan material batu mereda.
Erupsi Anak Krakatau Meningkat, Nelayan Tertimpa Hujan Batu dan Abu
View on original source
Share
Archive
Like

(0)Comments

 

Related Opinion

A note on cookies

Newshunt uses essential cookies to keep you signed in and to remember your language and country, so the site works the way you expect. With your permission, we'd also like to use analytics cookies to understand how people use Newshunt and improve it over time.

Accepting only affects analytics. To learn more, view our Privacy Policy or Terms & Conditions.