Ringkasan Berita: Pelajar asal Kecamatan Watulimo meninggal dunia usai terpeleset dan jatuh ke sungai saat mengikuti kegiatan jelajah Pramuka pada Minggu (6/9/2026).
Peristiwa tersebut terjadi di Sungai Sawah Kentung RT 3 RW 1, Desa Gemaharjo, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Madchan Jazuli
TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Seorang siswa SMA di Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, LFNH (17), mengalami nasib nahas.
Pasalnya, pelajar asal Kecamatan Watulimo tersebut meninggal dunia usai terpeleset dan jatuh ke sungai saat mengikuti kegiatan jelajah Pramuka pada Minggu (6/9/2026).
Baca juga: Hendak Kerja di Perkebunan Sawit, Penumpang Kediri Batalkan Penerbangan Imbas Erupsi Anak Krakatau
Kapolsek Watulimo, Iptu Sumarsono menerangkan, peristiwa tersebut terjadi di Sungai Sawah Kentung RT 3 RW 1, Desa Gemaharjo, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek.
"Korban mengikuti kegiatan Pramuka di sekolahnya. Saat kegiatan jelajah, korban terpeleset dan jatuh ke sungai," ujar Iptu Sumarsono saat dikonfirmasi, Senin (7/9/2026).
Iptu Sumarsono menambahkan, insiden terjadi sekitar pukul 08.00 WIB.
Rekomendasi Untuk Anda
Saat itu, korban bersama satu regu yang terdiri dari 12 siswa tengah melakukan kegiatan jelajah.
Rombongan tersebut berjalan secara berbaris hingga tiba di area sungai.
Saat berada di lokasi, korban diduga terpeleset dan jatuh ke sungai.
"Teman-teman korban sempat berupaya memberikan pertolongan. Namun, kondisi sungai yang memiliki kedalaman sekitar tiga meter membuat upaya tersebut tidak berhasil," ulasnya.
Iptu Sumarsono mengaku, rekan korban kemudian menghubungi Kepala Dusun Plapar.
Kemudian, Kepala Dusun Plapar meneruskan informasi tersebut kepada petugas jaga Polsek Watulimo.
"Petugas kepolisian bersama warga kemudian mendatangi lokasi dan membantu proses evakuasi korban," imbuhnya.
Korban diketahui berangkat dari rumah pada Jumat (4/9/2026), sekitar pukul 18.30 WIB, untuk mengikuti kegiatan Pramuka di SMA Islam Watulimo.
Kegiatan tersebut merupakan perkemahan penerimaan tamu ambalan dan pelantikan penegak bantara yang berlangsung selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 September 2026.
(0)Comments