Tulungagung, serayunusantara.com — Seorang sopir truk pengangkut tebu ditemukan meninggal dunia di dalam kabin kendaraannya saat mengantre untuk bongkar muat di area Pabrik Gula (PG) Mojopanggung, Desa Sidorejo, Kecamatan Kauman, Tulungagung, Senin (7/9/2026) pagi.
Korban diketahui berinisial NAD (46), warga Desa Tunge, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Ia mengemudikan truk bernomor polisi AG 8852 LK.
Humas PG Mojopanggung, Didik, mengatakan korban tiba di lokasi sekitar pukul 00.30 WIB. Saat menunggu antrean, NAD sempat menyampaikan keluhan kondisi kesehatan kepada sopir lain.
Baca Juga: Pikap Terjun ke Jurang Sungai Jari Blitar, Pengemudi Meninggal Dunia
'Korban mengaku pusing dan mual hingga sempat muntah, lalu berpamitan untuk beristirahat di dalam kabin truknya,' terang Didik.
Beberapa waktu kemudian, antrean truk di depan korban mulai bergerak menuju lokasi bongkar muat. Namun, kendaraan yang dikemudikan NAD tidak kunjung berjalan. Sejumlah sopir yang berada di belakangnya kemudian memilih mendahului karena mengira korban masih tertidur.
Kecurigaan muncul saat petugas keamanan pabrik melakukan pemeriksaan rutin terhadap kendaraan yang tidak bergerak tersebut pada Senin pagi. Ketika kabin diperiksa, petugas menemukan NAD sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
Baca Juga: Bocah TK Meninggal Tenggelam di Kolam Renang Jiwut Blitar, Diduga Berenang Tanpa Pengawasan
Kapolsek Kalangbret, Iptu Sugeng Haryono, membenarkan kejadian tersebut. Polisi bersama tim medis PG Mojopanggung dan Unit Inafis Satreskrim Polres Tulungagung kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban. Jenazah selanjutnya dievakuasi ke RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk menjalani visum dan penanganan lebih lanjut.
Pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah. (Jun/Serayu)
(0)Comments