BOGOR, KOMPAS.com -Sejumlah apotek di Kota Bogor, Jawa Barat, kembali melakukan pengadaan stok masker menyusul meningkatnya permintaan warga untuk mengantisipasi paparan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
Salah satu karyawan apotek di Jalan Pengadilan, Kota Bogor, Eka mengatakan, pihaknya telah memesan sekitar 15 hingga 20 karton masker untuk memenuhi permintaan warga.
"Tadi sih ordernya kita minta 15 sampai 20 karton (masker), cuma enggak tahu juga ya barangnya ada apa enggak gitu kan. Ya mudah-mudahan ada," kata Eka saat ditemui Kompas.com di Jalan Pengadilan, Kota Bogor, Jawa Barat, pada Senin (7/9/2026).
Baca juga:Warga Minta Jangan Ada yang Borong dan Timbun Masker: Kita Sama-sama Butuh!
Menurut Eka,stok maskeryang baru tiba dari distributor pada Senin pagi langsung habis terjual. Dalam waktu singkat, sebanyak dua karton masker ludes dibeli warga.
"Tadi sih baru datang dua karton juga langsung habis ya. Tadi pagi, Tadi pagi dua karton langsung habis," jelasnya.
Ia mengatakan, penjualan masker mengalami peningkatan sejak kabar mengenai sebaranabu vulkanikmulai mencapai wilayah Bogor. Kondisi tersebut membuat stok masker di apotek menipis.
Meski demikian, stok masker diperkirakan kembali tersedia pada Senin siang atau sore.
"Cuma kita stok barangnya menipis. Tapi alhamdulillah nanti sore atau siangan kita datang lagi,ready. Seperti kayanya kan kebanyakan pakai yang masker Duckbill sama yang biasa gitukan," ujar dia.
Baca juga:Beli Masker meski Harganya Naik 2 Kali Lipat, Warga: Mau Enggak Mau, Ada Debu Vulkanik
Eka menyebut, pada Minggu (6/9/2026), penjualan masker bahkan mencapai lima hingga 10 karton. Tingginya permintaan membuat stok kembali habis.
Ia mengungkapkan, sejumlah warga membeli masker dalam jumlah besar, bukan hanya satuan.
"Dan tadi juga kekurangan nih, banyak yang nyari. Bahkan nyarinya yang kartonan, bukan satuan ya karena kan itu juga mungkin untuk dikirim atau mungkin dia juga buat apa gitu kan, pembeli bisa beli kartonan juga," kata Eka.
Kondisi serupa juga dirasakan warga yang kesulitan mendapatkan masker di sejumlah toko.
Salah satu warga, Sri (51), mengatakan, dia masih mencari masker untuk kebutuhan sehari-hari sebagai langkah antisipasi terhadap abu vulkanikGunung Anak Krakatau.
Ia mengaku telah mendatangi sejumlah minimarket dan apotek, tetapi belum mendapatkan masker karena stok kosong.
Baca juga:Harga Masker di Pasar Asemka Jakbar Naik 2 Kali Lipat
"Iya tadi saya nyari ke apotek itu udah abis, saya juga tadi sebelumnya ke alfa sama juga lagi kosong. Belum nemu-nemu ini juga, ini juga mau cari apotek lagi," kata Sri saat ditemui Kompas.com, pada Senin.
(0)Comments