PE

Penulis

Air Waduk Jatigede Surut, Pesanan Perahu Buatan Warga Sumedang Ikut Meningkat

Image
harapanrakyat.com,- Permukaan air Waduk Jatigede di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, tak pernah benar-benar diam. Ketika hujan datang, air perlahan memenuhi waduk dan menutup sebagian tepian. Sebaliknya, saat kemarau memanjang, air menyusut dan menyisakan hamparan tanah serta tepian yang sebelumnya berada di bawah permukaan. Baca Juga: Waduk Jatigede Sumedang Surut, Warga Manfaatkan Lahan untuk Tanam Padi dan Timun Bagi masyarakat yang tinggal di sekitar waduk, perubahan itu bukan sekadar pemandangan alam. Naik-turunnya air ikut menentukan aktivitas dan sumber penghasilan mereka. Di kawasan Desa Cipaku, Kecamatan Darmaraja, misalnya, surutnya air Waduk Jatigede membuat aktivitas di perairan kembali bergeliat. Warga mulai turun untuk memancing, memasang jaring, hingga mencari berbagai hasil perairan yang dapat dibawa pulang atau dijual. Situasi tersebut turut dirasakan Endan (55) tahun, pengrajin perahu di kawasan tersebut. Ia mengatakan, aktivitas masyarakat di waduk Jatigede cenderung meningkat ketika permukaan air mulai turun. Kondisi itu sekaligus membuat permintaan terhadap perahu ikut bergerak. 'Dulunya memang sepi. Sekarang mulai ramai. Kalau sudah mulai surut, biasanya aktivitas masyarakat juga mulai ramai,' kata Endan, Minggu (6/9/2026). Bagi Endan, musim kemarau menjadi kesempatan untuk kembali memperbanyak pekerjaan. Waktu yang sebelumnya lebih banyak dihabiskan menunggu pesanan dimanfaatkan untuk mengerjakan lebih banyak perahu. Pada musim hujan, ia biasanya hanya mampu menyelesaikan sekitar empat perahu dalam sebulan. Ketika kemarau dan aktivitas warga di waduk meningkat, produksinya dapat mencapai sekitar tujuh perahu per bulan. 'Satu perahu membutuhkan waktu pengerjaannya kurang lebih satu Minggu. Namun itu bergantung pada ukuran serta tingkat kesulitan pengerjaan,' katanya. Dalam setahun, Endan memperkirakan dapat menghasilkan sekitar 50 perahu jika permintaan tetap ada. Harga setiap perahu tidak seragam. Ukuran dan proses pengerjaan menjadi faktor yang menentukan. 'Untuk jenis tertentu, harga berada di kisaran Rp4 juta hingga Rp5 juta. Sementara perahu berukuran lebih besar bisa dihargai Rp7 juta sampai Rp12 juta,' ucapnya. Lonjakan Pesanan dan Perbaikan perahu saat Air Waduk Jatigede Menyusut Pekerjaan Endan pun tidak berhenti pada pembuatan perahu baru. Ia menerima jasa perbaikan maupun perombakan. Perahu yang mengalami kerusakan pada bagian tertentu masih dapat diperbaiki, sehingga pemiliknya tidak harus mengeluarkan biaya untuk membeli yang baru. 'Selain membuat baru, saya juga menerima kalau ada perahu yang mau dirombak atau diperbaiki. Kalau perahunya rusak, tidak selalu harus dibuang atau membuat baru. Bisa diperbaiki lagi, tergantung bagian mana yang rusak,' tuturnya. Baca Juga: Parade Perahu Pasirtugaran di Sumedang, Dorong Pesisir Jatigede Jadi Destinasi Wisata Pesanan juga datang dari luar kawasan Jatigede. Endan menyebut pernah menerima permintaan dari daerah lain, termasuk Cianjur. Ukuran dan bentuk perahu dibuat berdasarkan kebutuhan calon pemilik. 'Pembelinya bukan hanya dari daerah sini. Ada juga yang datang dari daerah lain, termasuk dari Cianjur. Biasanya mereka pesan sesuai kebutuhan, mau digunakan untuk mancing atau untuk memasang jaring,' pungkasnya. Baca Juga: Indahnya Pasir Tugaran Sumedang, Wisata Sunset Viral Saat Waduk Jatigede Surut Berdasarkan informasi, elevasi atau tinggi permukaan normal Waduk Jatigede sendiri berada pada ketinggian 260 MDPL. Namun perhari Sabtu 5 September 2026, elevasi ketinggian Waduk jatigede berada di angka 242.83 MDPL. (Aang/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)
Air Waduk Jatigede Surut, Pesanan Perahu Buatan Warga Sumedang Ikut Meningkat
View on original source
Share
Archive
Like

(0)Comments

 

Related Opinion

A note on cookies

Newshunt uses essential cookies to keep you signed in and to remember your language and country, so the site works the way you expect. With your permission, we'd also like to use analytics cookies to understand how people use Newshunt and improve it over time.

Accepting only affects analytics. To learn more, view our Privacy Policy or Terms & Conditions.