PENGHENTIAN PERANG - Tangkap Layar Youtube Vatican News saat Paus Leo XIV menjalani Misa Malam Natal pertamanya sebagai pemimpin Vatikan pada Rabu (24/12/2025). Paus Leo XIV kembali menyerukan penghentian kekerasan dan pembukaan ruang diplomasi untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina. Seruan itu disampaikan Paus Leo XIV setelah memimpin doa Angelus di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Minggu (6/9/2026). (youtube/VaticanNews)
Ringkasan Berita: Paus Leo XIV kembali menyerukan penghentian kekerasan dan pembukaan ruang diplomasi untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina setelah memimpin doa Angelus di Vatikan, Minggu (6/9/2026)
Ia mengecam serangan terbaru yang menewaskan warga sipil dan menghantam infrastruktur Ukraina
Seruan itu muncul saat utusan AS kembali bertemu Presiden Volodymyr Zelensky untuk menghidupkan perundingan
TRIBUNNEWS.COM - Paus Leo XIV kembali menyerukan penghentian kekerasan dan pembukaan ruang diplomasi untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina.
Seruan itu disampaikan Paus Leo XIV setelah memimpin doa Angelus di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Minggu (6/9/2026).
Paus Leo menyampaikan keprihatinannya terhadap serangkaian serangan terbaru yang menghantam sejumlah kota dan infrastruktur sipil di Ukraina.
Ia mengatakan serangan tersebut telah menyebabkan jatuhnya korban jiwa dari kalangan warga sipil.
"Saya mengikuti dengan hati yang sedih berita tentang serangan kekerasan yang baru-baru ini menghantam berbagai kota dan infrastruktur sipil di Ukraina, menyebabkan kematian orang-orang tak bersalah," ujar Paus Leo, dikutip dari Vatican News, Senin (7/9/2026)
"Hati saya tertuju kepada masyarakat yang menderita, yang selama bertahun-tahun hidup dalam kecemasan dan ketakutan.
Baca juga: Putin Puji Upaya Trump Akhiri Perang, tapi Jurang Rusia-Ukraina Masih Lebar
Minta Kekerasan Dihentikan
Paus Leo kemudian kembali menyerukan agar kekerasan dihentikan dan kehancuran akibat perang tidak terus berlanjut.
Ia juga meminta pihak-pihak yang bertikai membuka ruang untuk dialog dan perdamaian.
"Saya kembali menyerukan untuk mengakhiri kekerasan, menghentikan kehancuran, serta membuka hati bagi dialog dan perdamaian," katanya.
Paus Leo berharap berbagai upaya yang dilakukan untuk menghidupkan kembali perundingan Rusia-Ukraina dapat menghasilkan langkah konkret dan membuka jalan bagi diplomasi.
"Saya berharap upaya yang dilakukan dalam beberapa hari ini untuk melanjutkan kembali perundingan dapat membuahkan hasil konkret dan membuka ruang bagi diplomasi," ujarnya.
Serangan Rusia Meningkat
Seruan Paus Leo disampaikan ketika serangan Rusia terhadap wilayah Ukraina dilaporkan kembali meningkat.
Menurut laporan UPI, serangan menggunakan rudal dan drone menyasar sejumlah wilayah Ukraina, termasuk kawasan permukiman dan infrastruktur sipil.
Salah satu serangan pada Kamis (3/9/2026) menghantam sebuah gedung apartemen dan fasilitas produksi Coca-Cola di kawasan sekitar Kyiv. Lebih dari 10 orang dilaporkan terluka dalam serangan tersebut.
(0)Comments