AN

ANTARA News Agency

Duduk terlalu lama meningkatkan risiko gangguan kesehatan tubuh

Image
Bandung (ANTARA) - Bagi banyak pekerja kantoran maupun seorang mahasiswa, duduk berjam-jam di depan layar sudah menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari yang sulit dihindari. Beberapa dokter sering menyebut kebiasaan ini menyimpan resiko kesehatan serius khususnya dokter spesialis ortopedi. 'Akumulasi duduk sehari lebih dari delapan jam itu sampai meningkatkan degradasi atau kerusakan tulang belakang sampai lebih dari 90 persen' Dr. Asa Ibrahim, SP. OT pada akun tiktoknya. Hal ini membuktikan duduk terlalu lama bukan suatu masalah sepele, bahkan jika tidak diselingi dengan aktivitas ringan tubuh akan mudah terancam dengan beberapa penyakit seperti diabetes hingga obesitas. Meski begitu, risiko tersebut bukan berarti tidak dapat dicegah, hal itu dapat diimbangi dengan beberapa perubahan sederhana dalam rutinitas sehari-hari. Berikut 3 tips dari Dr. Asa Ibrahim, SP. OT yang dapat diterapkan agar kebiasaan duduk terlalu lama tidak berdampak buruk bagi kesehatan. 1. Memperhatikan postur tubuh saat duduk Pencegahan pertama dapat dimulai dari yang mudah, menurut Dr. Asa postur duduk yang baik dapat mengurangi beban pada bantalan tulang belakang, dan posisi duduk seperti slouching akan meningkatkan beban ke bantalan tulang belakang hingga 150 persen lebih berat. 2. Berikan jeda di sela-sela waktu duduk Ia juga mengatakan bahwa setiap 30 menit sempatkan stretching dan berdiri selama 2 -3 menit. Hal itu berfungsi untuk melancarkan sirkulasi darah, mengurangi ketegangan otot, hingga dapat mengembalikan fokus kerja. 3. Rutin berolahraga dan memperkuat otot inti Tips terakhir yang diberikan oleh Dr. Asa yaitu perkuat Core Muscle (Otot Inti), karena jika oto-otot tersebut kuat, hal itu dapat mengurangi beban yang diterima oleh sendi dan bantalan tulang belakang Meski duduk terlalu lama sulit dihindari, risiko kesehatannya dapat diminimalkan dengan menerapkan pola hidup yang lebih aktif. Jika keluhan pada tulang belakang atau persendian mulai dirasakan dan tidak membaik, masyarakat disarankan segera memeriksakan diri ke tenaga medis agar mendapatkan penanganan yang tepat.
Duduk terlalu lama meningkatkan risiko gangguan kesehatan tubuh
View on original source
Share
Archive
Like

(0)Comments

 

Related Opinion

A note on cookies

Newshunt uses essential cookies to keep you signed in and to remember your language and country, so the site works the way you expect. With your permission, we'd also like to use analytics cookies to understand how people use Newshunt and improve it over time.

Accepting only affects analytics. To learn more, view our Privacy Policy or Terms & Conditions.