POJOKBANUA, BANJARBARU – Aktivitas penerbangan di Kalimantan Selatan meningkat pada Juli 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Selatan mencatat 1.297 pesawat berangkat dan datang melalui tiga bandara di wilayah tersebut.
Kepala BPS Provinsi Kalimantan Selatan Mukhamad Mukhanif menyampaikan perkembangan itu dalam rilis melalui Zoom pada Selasa (1/9/2026).
Jumlah tersebut meningkat 18,02 persen dibandingkan Juni 2026 yang tercatat 1.099 pesawat. Jika dibandingkan Juli 2025, kenaikannya mencapai 9,92 persen dari 1.180 pesawat.
Kenaikan juga terlihat pada jumlah pesawat yang berangkat. Pada Juli 2026, tercatat 1.235 pesawat berangkat, meningkat 18,89 persen dibandingkan Juni 2026 yang mencapai 1.038 pesawat.
Dibandingkan Juli 2025, jumlah pesawat berangkat pada Juli 2026 meningkat 10,52 persen. Sementara itu, jumlah pesawat datang mencapai 1.241 pesawat, naik 18,02 persen secara bulanan dan 9,92 persen secara tahunan.
Peningkatan aktivitas penerbangan tersebut tercatat di Bandara Gusti Syamsir Alam, Bandara Bersujud, dan Bandara Syamsudin Noor.
Pada Juli 2026, Bandara Syamsudin Noor mencatat 1.241 pesawat berangkat dan datang. Jumlah itu meningkat dibandingkan Juni 2026 yang mencapai 1.036 pesawat.
Sementara itu, Bandara Gusti Syamsir Alam mencatat 10 pesawat berangkat dan datang, sedangkan Bandara Bersujud mencatat 52 pesawat.
Selain penerbangan, BPS juga mencatat aktivitas perjalanan wisatawan nusantara dari Kalimantan Selatan pada Juli 2026 mencapai 1.765.051 perjalanan.
Jumlah tersebut meningkat 3,06 persen dibandingkan Juni 2026 dan 6,37 persen dibandingkan Juli 2025.
Dari sisi perjalanan wisatawan nusantara menuju Kalimantan Selatan, jumlahnya mencapai 1.633.714 perjalanan pada Juli 2026. Angka itu meningkat 1,31 persen dibandingkan Juni 2026 dan 9,86 persen dibandingkan Juli 2025.
Data tersebut memperlihatkan aktivitas transportasi udara dan perjalanan wisatawan di Kalsel sama-sama mengalami peningkatan pada Juli 2026. Namun, rilis BPS yang tersedia tidak memuat penjelasan Mukhamad Mukhanif mengenai penyebab kenaikan penerbangan tersebut. (AS/KW)
(0)Comments