Tangerang, Beritasatu.com - Gubernur Banten Andra Soni mengajak masyarakat meneladani dan mengamalkan berbagai kebaikan yang diwariskan ulama kharismatik KH Ahmad Fudholi semasa hidupnya. Menurutnya, nilai-nilai kebaikan yang ditinggalkan almarhum harus terus dijaga meski sosoknya telah tiada.
Ajakan tersebut disampaikan Andra saat melayat ke kediaman sekaligus Pondok Pesantren Al-Hijaiyyah milik almarhum di Desa Sindang Sono, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Senin (7/9/2026).
Andra Soni mengatakan wafatnya KH Ahmad Fudholi menjadi kehilangan bagi masyarakat, khususnya umat Islam yang selama ini menjadikan almarhum sebagai guru dan panutan.
BACA JUGA Gubernur Banten Andra Soni Berduka atas Wafatnya KH Ahmad Fudholi
"Turut berdukacita atas berpulangnya guru kita, kiai kharismatik. Semoga almarhum husnul khotimah. Tentu kita semua kehilangan," ujar Gubernur Andra Soni.
ADVERTISEMENT
Menurutnya, KH Ahmad Fudholi meninggalkan banyak nilai kebaikan yang dapat menjadi teladan bagi masyarakat. Karena itu, ia berharap ajaran dan kebaikan yang diwariskan almarhum dapat terus diamalkan.
Andra Soni juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Ia mendoakan seluruh amal ibadah KH Ahmad Fudholi diterima Allah Swt dan almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.
BACA JUGA 5 Fakta KH Ahmad Fudholi Kecelakaan Berujung Meninggal Dunia
"Semoga keluarga diberikan kekuatan dan semoga amal ibadah beliau diterima oleh Yang Maha Kuasa. Hal-hal baik yang ada pada beliau harus kita contoh dan kita ikuti bersama," katanya.
Sebelumnya, KH Ahmad Fudholi mengalami kecelakaan di Jalan Tol Tangerang-Merak kilometer 63+800 B, Kabupaten Serang, pada Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, KH Ahmad Fudholi saat itu dalam perjalanan menuju Tangerang bersama sopirnya. Sebelum kecelakaan terjadi, keduanya diketahui baru selesai menghadiri kegiatan ceramah di wilayah Cikaduen, Kabupaten Pandeglang, Banten.
BACA JUGA Ribuan Jemaah Salatkan KH Ahmad Fudholi di Pesantren Al-Hijaiyyah
Kecelakaan tersebut menyebabkan KH Ahmad Fudholi harus mendapatkan perawatan medis. Ia kemudian menjalani perawatan lanjutan di RSUD Kabupaten Tangerang hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia, Senin (7/9/2026).
(0)Comments