DI

Din Miftahudin

Aktivitas Gunung Berapi di Indonesia Meningkat, Sultan HB X Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan. Berharap Gunung Merapi Tetap Berstatus Siaga

Image
Beritajogja.com (Yogyakarta)- Meningkatnya aktivitas lima gunung berapi di Indonesia, termasuk Gunung Merapi yang masih berstatus Siaga (Level III), Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman sebaran abu vulkanik. Baca Juga: Haedar Nashir: Kualitas Perguruan Tinggi Tidak Ditentukan Status Negeri atau Swasta Sultan HB X menjelaskan, karakteristik abu vulkanik sangat berbeda dari debu atau pasir biasa. Material vulkanik mengandung partikel tajam yang berpotensi memicu gangguan kesehatan, khususnya pada saluran pernapasan.'Karena mengandung material yang berbahaya yang tajam. Jadi ya sekarang lebih baik menggunakan memakai masker," pesan Sultan HB X saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Senin (7/9/2026). Sultan HB X membandingkan kewajiban memakai masker di area terdampak dengan warga negara tetangga yang sedang menghadapi bencana kabut asap."Orang Singapura, Malaysia juga pakai masker sekarang tapi karena hutan (karhutla) bukan karena Krakatau," ucap Raja Keraton Ngayogyakarta tersebut. Baca Juga: Begini Penampakan Balai Amor, Layanan Lansia Terintegrasi Di Guwosari. Bekas Gedung SD Yang Disulap Warga Bersama Yayasan Saemaul - Korea Selatan Sultan menyoroti risiko keselamatan fisik warga saat membersihkan atap rumah dari tumpukan abu. Menurutnya, pembersihan yang tidak hati-hati berpotensi memicu kecelakaan, terutama bagi warga yang belum berpengalaman."Yang saya khawatir nanti yang enggak punya pengalaman, bersihkannya nganggo (pakai) sapu tapi menek (memanjat) di genteng, ya malah iso kepeleset gitu loh," ungkap Ngarsa Dalem. Baca Juga: Punya Semua Potensi Bencana, DPRD DIY Minta Pemerintah Tambah Anggaran Kebencanaan. Beli Lahan Bisa, Kenapa demi Kesalamatan Manusia Tidak Bisa? Risiko bahaya fisik tersebut kian tinggi jika material abu terkena guyuran hujan. Campuran air dan abu vulkanik akan berubah menjadi lapisan padat yang sangat licin di atas permukaan genteng. Teksturnya yang ringan juga membuat material ini tidak mudah dibersihkan begitu saja."Kalau pasir ya terus disapu ya hilang, tapi kalau yang ini enggak seperti itu. Apalagi kalau hujan, karena memang tidak mudah," katanya. Terkait potensi dampak di DIY, pergerakan abu vulkanik sangat bergantung pada dinamika arah angin di atmosfer. Meski embusan angin saat ini belum mengarah ke kawasan perkotaan Yogyakarta, Sultan HB X meminta warga DIY tetap memprioritaskan prinsip mitigasi bencana dan tidak lengah terhadap status Gunung Merapi. Kalau Merapi kan memang sudah mungkin sudah 2-3 tahun itu siaga terus. Kan gitu. 'Tapi ya harapan saya ya siaga aja," harapnya.(liv)
Aktivitas Gunung Berapi di Indonesia Meningkat, Sultan HB X Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan. Berharap Gunung Merapi Tetap Berstatus Siaga
View on original source
Share
Archive
Like

(0)Comments

 

Related Opinion

A note on cookies

Newshunt uses essential cookies to keep you signed in and to remember your language and country, so the site works the way you expect. With your permission, we'd also like to use analytics cookies to understand how people use Newshunt and improve it over time.

Accepting only affects analytics. To learn more, view our Privacy Policy or Terms & Conditions.