Tabrakan Maut di Jalan Sam Ratulangi Madidir Unet, Pengendara Honda Beat Meninggal Dunia
BITUNG, JejakPeristiwa.Online — Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan Raya Sam Ratulangi, tepatnya di sekitar Kantor Kelurahan Madidir Unet, Kecamatan Madidir, Kota Bitung, Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 05.00 WITA.
Peristiwa tersebut melibatkan sebuah Truck Isuzu Box bernomor polisi B 9628 FXR yang dikemudikan JE dan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi DB 3809 RQ yang dikendarai SA.
Informasi awal dari penanganan kepolisian di lokasi menyebutkan, saat kejadian truk berada dalam posisi terparkir di badan jalan dari arah Barat/Girian menuju Timur/Pusat Kota Bitung.
Pada waktu yang hampir bersamaan, sepeda motor Honda Beat melaju dari arah yang sama. Motor tersebut kemudian menabrak bagian belakang sebelah kanan truk.
Benturan tersebut mengakibatkan pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara kerugian material akibat kecelakaan diperkirakan mencapai sekitar Rp5 juta.
Mendapat laporan mengenai kecelakaan tersebut, personel Piket Lalu Lintas bersama Pamapta Polres Bitung langsung bergerak menuju lokasi.
Petugas kemudian melakukan pengamanan TKP, olah tempat kejadian perkara, membuat sketsa kecelakaan, mengamankan barang bukti serta melengkapi administrasi penanganan perkara.
Kasat Lantas Polres Bitung AKP Dwi Dea Anggraini, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kecepatan personel mendatangi TKP merupakan bagian dari pelayanan kepolisian dalam menangani setiap kejadian kecelakaan lalu lintas.
Menurutnya, penanganan dilakukan secara profesional dengan mengacu pada fakta yang ditemukan di lapangan.
'Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Setiap kecelakaan lalu lintas merupakan peristiwa yang harus menjadi perhatian dan pembelajaran bersama,' ujar Dwi Dea.
Ia juga mengingatkan seluruh pengguna jalan agar mengutamakan keselamatan, menggunakan helm sesuai standar, memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), tidak berkendara dalam pengaruh alkohol, serta memastikan kondisi kendaraan dan konsentrasi sebelum maupun saat berkendara.
Terkait penyebab kecelakaan, pihak kepolisian belum menarik kesimpulan. Unit Gakkum Satlantas Polres Bitung masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara menyeluruh faktor yang melatarbelakangi terjadinya kecelakaan tersebut.
'Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara menyeluruh faktor-faktor yang menyebabkan kecelakaan ini. Masyarakat kami harapkan dapat mempercayakan proses penanganannya kepada kepolisian dan tidak menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya,' tambahnya.
Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.H., melalui Kasat Lantas, turut mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya meningkatkan kewaspadaan ketika berkendara pada waktu subuh.
Kondisi pencahayaan yang belum sepenuhnya terang serta tingkat kewaspadaan pengendara menjadi hal yang perlu mendapat perhatian saat melintas di jalan raya pada waktu tersebut.
'Kami mengajak masyarakat untuk menjadikan setiap kecelakaan sebagai pengingat pentingnya disiplin berlalu lintas. Gunakan helm, lengkapi diri dengan SIM, patuhi rambu dan marka jalan, serta selalu tingkatkan kewaspadaan. Jangan sampai kelalaian sesaat berujung pada hilangnya nyawa,' tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Unit Gakkum Satlantas Polres Bitung masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara objektif penyebab dan rangkaian kecelakaan tersebut.
Polres Bitung juga mengajak masyarakat Kota Bitung untuk bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas. Keselamatan di jalan, pada akhirnya, bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh pengguna jalan.
(Red_FRT)
(0)Comments