RO

Roushni Nair

UBS: Komoditas dapat tambah diversifikasi saat risiko inflasi dan geopolitik meningkat Oleh Investing.com

Image
Investing.com - Komoditas berpotensi memainkan peran yang lebih besar dalam portofolio yang terdiversifikasi seiring investor menghadapi risiko inflasi yang kembali meningkat, ketidakpastian geopolitik, serta permintaan struktural terhadap energi dan material industri. UBS menyatakan bahwa eksposur komoditas secara luas dapat memberikan diversifikasi sekaligus sumber imbal hasil baru. Meskipun emas telah menjadi instrumen lindung nilai portofolio yang populer, UBS menyarankan investor untuk mempertimbangkan aset di luar aset safe-haven tradisional tersebut. Komoditas dapat memberikan eksposur ke bagian-bagian ekonomi global yang sering kali kurang terwakili di pasar saham lokal, sekaligus berpotensi membantu portofolio bertahan dari guncangan yang merugikan saham dan obligasi. UBS menyatakan bahwa alasan untuk memperluas eksposur komoditas semakin kuat karena beberapa faktor. Emas naik sekitar 10% pada bulan Agustus, menciptakan peluang bagi investor dengan keuntungan besar untuk mengunci sebagian profit dan mendiversifikasi ke sektor komoditas lainnya. Pada saat yang sama, serangan yang kembali terjadi di Timur Tengah telah meningkatkan risiko gangguan pasokan energi, sementara permintaan minyak yang lebih kuat dari perkiraan dapat mendukung eksposur minyak mentah dalam jangka panjang. Logam industri juga mendapat dukungan struktural dari elektrifikasi, meningkatnya permintaan listrik, dan investasi infrastruktur kecerdasan buatan. UBS menyebut bahwa permintaan dari sektor-sektor ini terus tumbuh sementara pasokan di banyak pasar komoditas kesulitan untuk mengimbanginya. Argumen diversifikasi ini sangat menonjol. Analisis UBS terhadap ekuitas pasar berkembang dan komoditas menemukan bahwa korelasinya telah menurun selama periode tiga dan enam bulan dalam setahun terakhir. Secara sederhana, komoditas menunjukkan kecenderungan yang lebih besar untuk naik ketika saham turun, sehingga berpotensi membantu meredam portofolio selama periode tekanan pasar. Chief Investment Office UBS saat ini menyukai alokasi komoditas di kisaran angka tunggal menengah hingga tinggi dalam portofolio yang terdiversifikasi, dengan menyatakan bahwa level tersebut dapat memberikan diversifikasi yang berarti tanpa mengambil risiko yang berlebihan. Alokasi yang tepat bergantung pada tujuan investor, toleransi risiko, dan pandangan pasar, dengan penyeimbangan ulang secara berkala yang penting seiring perubahan kondisi. Emas tetap menjadi diversifikator strategis dalam pandangan UBS, didukung oleh permintaan bank sentral, diversifikasi yang terus berlanjut dari dolar AS, dan kekhawatiran atas utang global. Bank tersebut tetap konstruktif terhadap emas dalam 12 bulan ke depan, namun menyatakan bahwa investor dengan keuntungan substansial dapat mempertimbangkan untuk mengalihkan sebagian eksposur mereka ke komoditas lain. Konsekuensinya adalah volatilitas. UBS menyatakan bahwa komoditas cenderung berkinerja terbaik ketika ketidakseimbangan penawaran-permintaan atau risiko makroekonomi seperti inflasi dan guncangan geopolitik sedang tinggi, yang berarti imbal hasil dapat berfluktuasi tajam seiring perubahan faktor-faktor tersebut. UBS mencatat bahwa indeks ekuitas Eropa yang luas seperti MSCI EMU hanya memiliki sekitar 8% eksposur terhadap energi dan material, sementara sektor keuangan menyumbang sekitar seperempat dari kapitalisasi pasar indeks tersebut. Artikel ini diterjemahkan dengan bantuan kecerdasan buatan. Untuk informasi lebih lanjut, mohon pelajari Syarat dan Ketentuan kami.
UBS: Komoditas dapat tambah diversifikasi saat risiko inflasi dan geopolitik meningkat Oleh Investing.com
View on original source
Share
Archive
Like

(0)Comments

 

Related Opinion

A note on cookies

Newshunt uses essential cookies to keep you signed in and to remember your language and country, so the site works the way you expect. With your permission, we'd also like to use analytics cookies to understand how people use Newshunt and improve it over time.

Accepting only affects analytics. To learn more, view our Privacy Policy or Terms & Conditions.