SOSOK - Penceramah KH Ahmad Fudholi semasa hiduo. Ia dikabarkan meninggal dunia pada Senin (7/9/2026). Almarhum mengembuskan napas terakhir di RSUD Tangerang pascakecelakaan. Kiprah almarhum sebagai penceramah aktif meninggalkan keteladanan bagi para jemaah.
Ringkasan Berita: Kabar duka menyelimuti masyarakat Banten atas wafatnya pimpinan Pondok Pesantren Al-Hijaiyyah, KH Ahmad Fudholi, di RSUD Tangerang usai menjalani perawatan pascakecelakaan.
Sosoknya dikenal luas sebagai ulama pengayom, penceramah kondang, sekaligus menantu dari tokoh ulama besar Cilongok, almarhum Abah H. Yasin.
Kepergian sosok ulama yang aktif berdakwah hingga ke berbagai pelosok wilayah ini meninggalkan duka mendalam bagi para santri, jemaah pengajian, dan masyarakat Tangerang.
TRIBUNSUMSEL.COM -- Ulama asal Tangerang, Banten, KH Ahmad Fudholi, meninggal dunia di RSUD Tangerang usai menjalani perawatan medis akibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Tol Tangerang-Merak KM 63+800 B yang terjadi pada Jumat (4/9/2026).
KH Ahmad Fudholi dikabarkan meninggal dunia pada Senin (7/9/2026).
Siapa KH Ahmad Fudholi?
MENINGGAL DUNIA -- Ulama Banten KH Ahmad Fudholi wafat di RSUD Tangerang usai perawatan kecelakaan. Pimpinan Pesantren Al-Hijaiyyah dan menantu almarhum Abah H. Yasin ini dikenal luas sebagai penceramah yang aktif berdakwah. Kepergian sosok pengayom umat ini menyisakan duka bagi santri dan jemaah pengajian. (Tribunnews.com)
Sosok KH Ahmad Fudholi
Di mata para jemaah dan masyarakat luas, almarhum KH Ahmad Fudholi bukan sekadar tokoh agama biasa, melainkan sosok kiai dan penceramah yang aktif mengayomi masyarakat.
Aktivitas dakwahnya yang tak kenal lelah membuat namanya cukup tersohor di berbagai wilayah Provinsi Banten dan sekitarnya.
Almarhum dikenal kerap memenuhi undangan ceramah hingga ke daerah-daerah terpencil untuk menyampaikan syiar keagamaan secara konsisten.
"Beliau ini dikenal sebagai penceramah kondang suka ceramah ke mana-mana. Beliau juga menantu almarhum Abah H. Yasin, salah satu ulama besar di Cilongok, Tangerang," ungkapnya, dikutip dalam TribunBanten.com, Senin (7/9/2026).
Sebagai bagian dari keluarga besar almarhum Abah H. Yasin, salah satu tokoh ulama terpandang di kawasan Cilongok, KH Ahmad Fudholi melanjutkan dedikasi keilmuannya dengan memimpin Pondok Pesantren Al-Hijaiyyah.
Di lembaga pendidikan Islam ini, beliau mencurahkan waktunya untuk mendidik para santri serta mengelola pesantren agar terus berkembang.
Pendekatan dakwah yang santun dan terbuka menjadikan KH Ahmad Fudholi sosok yang dekat dengan berbagai kalangan.
Kehadirannya dalam setiap kegiatan majelis taklim dan agenda keagamaan senantiasa dinantikan oleh masyarakat.
Kepergian pimpinan Pesantren Al-Hijaiyyah ini menjadi kehilangan besar bagi dunia dakwah di Banten, meninggalkan jejak keteladanan bagi para santri, jemaah, dan warga yang pernah menimba ilmu dengannya.
Berdasarkan informasi yang beredar, pimpinan Pondok Pesantren Al-Hijaiyyah tersebut meninggal dunia di RSUD Tangerang saat tengah menjalani perawatan setelah mengalami kecelakaan.
Seorang jemaah pengajian asal Kabupaten Tangerang, Banten, Ahmad Khoirul Umam membenarkan informasi tersebut.
(0)Comments