UN

unknown

Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore

Image
Baca 10 detik Bandara Soekarno-Hatta menghentikan seluruh operasional penerbangan hingga Senin pukul 18.00 WIB akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Penutupan bandara yang dimulai sejak Minggu ini dilakukan demi mengutamakan keselamatan penumpang dan kru dari abu vulkanik. Calon penumpang diimbau memeriksa jadwal melalui maskapai dan menunda keberangkatan ke bandara selama masa penghentian operasional. Suara.com - Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, masih menghentikan seluruh operasional penerbangan pada Senin (7/9/2026). Penutupan dilakukan hingga pukul 18.00 WIB akibat meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik yang mengganggu jalur penerbangan. Keputusan tersebut diambil otoritas bandara dengan mempertimbangkan aspek keselamatan penerbangan, terutama bagi penumpang dan kru pesawat. "Sehubungan dengan meningkatnya aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau, Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan penghentian operasional penerbangan sampai pukul 18.00 WIB," bunyi pernyataan resmi otoritas bandara di akun media sosial mereka. Penghentian operasional tersebut merupakan kelanjutan dari penutupan penerbangan yang dilakukan sejak Minggu (6/9/2026), ketika sebaran abu vulkanik Anak Krakatau mulai berdampak terhadap aktivitas penerbangan. Otoritas bandara akan terus mengevaluasi kondisi dengan mempertimbangkan sejumlah faktor, termasuk arah angin dan ketebalan abu vulkanik di jalur udara. Kondisi tersebut membuat calon penumpang diminta tidak langsung berangkat ke bandara sebelum memastikan status penerbangannya. Penumpang yang memiliki jadwal penerbangan pada Senin juga diminta menghubungi maskapai masing-masing. "Kami mengimbau seluruh pengguna jasa bandara untuk mengecek kembali status dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum melakukan perjalanan, dan untuk informasi kebandarudaraan silakan menghubungi Contact Center InJourney Airports 172," lanjut bunyi keterangan resmi yang tertera. Manajemen Bandara Internasional Soekarno-Hatta menyadari penghentian operasional tersebut berdampak terhadap mobilitas masyarakat. Namun, keputusan diambil dengan mengutamakan keselamatan penerbangan di tengah kondisi erupsi Anak Krakatau. Baca Juga: Lampung Selatan, Tanggamus, dan Pandeglang Jadi Wilayah Terparah Terdampak Abu Anak Krakatau! "Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi. Terima kasih atas perhatian, pengertian, dan kerja sama seluruh pengguna jasa Bandara Internasional Soekarno-Hatta," bunyi kalimat penutup pernyataan resmi tersebut. Layanan informasi terpadu juga tetap disiagakan untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai perkembangan status penerbangan.
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
View on original source
Share
Archive
Like

(0)Comments

 

Related Opinion

A note on cookies

Newshunt uses essential cookies to keep you signed in and to remember your language and country, so the site works the way you expect. With your permission, we'd also like to use analytics cookies to understand how people use Newshunt and improve it over time.

Accepting only affects analytics. To learn more, view our Privacy Policy or Terms & Conditions.