Konten ini dibuat oleh pengguna Kompasiana. Seluruh isi menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan resmi redaksi Kompas.
pembelajaran bahasa inggris oleh mahasiswi marlis sholehah posko 21 gel II uin sts jambi di sd 43 pemetung kumpeh ulu desa sumber jaya
Desa Sumber Jaya – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 21 Gelombang II Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi kembali menghadirkan program kerja yang menyentuh langsung dunia pendidikan anak-anak di Desa Sumber Jaya. Kali ini, program bertajuk 'Let's Speak English' digelar di SD 43 Pemetung sebagai upaya meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam berbahasa Inggris sejak dini.
Kegiatan ini dilaksanakan secara berkelanjutan di ruang kelas dengan suasana belajar yang hangat dan bersahabat. Ruangan kelas yang dihiasi umbul-umbul warna-warni serta rangkaian hiasan bertema kemerdekaan menambah semangat peringatan Dirgahayu Republik Indonesia yang masih terasa, sekaligus menjadi latar yang menghidupkan suasana belajar anak-anak.
Belajar Kosakata Dasar dengan Cara yang Menyenangkan
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN mengajarkan kosakata bahasa Inggris dasar yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa, mulai dari kata kerja seperti eat (makan), drink (minum), run (berlari), walk (berjalan), write (menulis), hingga speak (berbicara). Tidak berhenti di situ, materi juga diperluas pada tema keluarga, seperti father (ayah), mother (ibu), brother (saudara laki-laki), sister (saudara perempuan), uncle (paman), aunt (bibi), hingga grandfather (kakek) dan grandmother (nenek).
Materi disampaikan langsung melalui papan tulis, di mana mahasiswa menuliskan kosakata beserta artinya, kemudian mengajak siswa membaca dan mengulanginya secara bersama-sama. Contoh kalimat sederhana seperti 'I eat every morning' dan padanannya dalam bahasa Indonesia, 'Saya makan setiap pagi', turut diberikan agar siswa tidak hanya menghafal kata, tetapi juga memahami cara merangkainya menjadi kalimat yang bermakna.
Interaksi Aktif di Dalam Kelas
Suasana kelas terlihat hidup dengan antusiasme siswa yang duduk berkelompok di meja masing-masing sembari mencatat materi yang dituliskan. Beberapa siswa tampak aktif bertanya dan mencoba melafalkan kosakata baru, sementara yang lain sibuk menyalin catatan ke buku tulis mereka. Pendekatan interaktif ini sengaja dipilih oleh mahasiswa KKN agar siswa tidak merasa canggung ketika mencoba mengucapkan kata-kata dalam bahasa asing untuk pertama kalinya.
Dengan metode pengulangan dan penerapan kalimat sederhana dalam konteks keseharian, siswa diharapkan lebih mudah mengingat kosakata yang telah dipelajari sekaligus berani mempraktikkannya, baik di dalam kelas maupun di lingkungan rumah.
Menumbuhkan Rasa Percaya Diri Sejak Dini
Program 'Let's Speak English' tidak semata-mata bertujuan memperkenalkan bahasa Inggris sebagai mata pelajaran, tetapi lebih jauh diarahkan untuk menumbuhkan keberanian dan rasa percaya diri siswa dalam berkomunikasi menggunakan bahasa asing. Bahasa Inggris yang selama ini kerap dianggap sulit oleh sebagian siswa di daerah, coba dihadirkan dengan cara yang lebih akrab dan tidak menakutkan.
Mahasiswa KKN Posko 21 berharap, melalui kegiatan sederhana namun konsisten ini, siswa SD 43 Pemetung dapat memiliki bekal dasar bahasa Inggris yang kelak berguna untuk jenjang pendidikan berikutnya, sekaligus membuka wawasan mereka terhadap dunia yang lebih luas.
Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN dalam mendukung dunia pendidikan di Desa Sumber Jaya, sejalan dengan semangat pengabdian kepada masyarakat yang menjadi inti dari pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata.
sesi kegiatan ngajar mengajar bahasa inggris oleh marlis sholehah kkn posko21 sd 43 pemetung desa sumber jaya
(0)Comments