LUBUKLINGGAU, iNewsPalembang.id — Polres Lubuklinggau menyebut hasil pemeriksaan pengunjung Cafe Maestro Night Club yang meninggal dunia, positif menggunakan narkoba.
Untuk diketahui, bahwa sebelumnya Rayvido (26), warga Desa Batu Raja Lama, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, pada Sabtu (5/9/2026) malam, tumbang dan meninggal dunia, pada Minggu (6/8/2026) pagi, usai mengkonsumsi minuman beralkohol dan yang dicampur narkoba jenis ekstasi.
Nah, tiga rekan korban yang menikmafi malam Minggu di cafe tersebut yakni ED, BK, dan LA, juga dinyatakan positif menggunakan narkoba. Ketiganya kini masih menjalani pemeriksaan polisi.
Menurut KBO Reskrim Polres Lubuklinggau, Iptu Suroso, bahwa hasil pemeriksaan terhadap korban menunjukkan positif narkoba. Korban diduga meninggal dunia di lokasi setelah mengonsumsi minuman beralkohol yang dicampur ekstasi.
'Hasilnya positif (narkoba). Korban diperkirakan meninggal di TKP (Cafe Maestro Night Club), saat digotong keluar dari situ sudah meninggal. Hal ini diperkuat dengan keterangan saksi-saksi di sana,' ujar dia, Senin (7/9/2026).
Suroso mengatakan, saat itu korban mengonsumsi minuman beralkohol bersama tiga temannya. Minuman itu diduga dicampur dengan narkoba jenis ekstasi dan terdiri dari tiga jenis minuman.
"Untuk jenazah korban R sudah kita serahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke Kabupaten Empat Lawang untuk dimakamkan," kata dia.
Terhadap tempat kejadian perkara yakni,Cafe Maestro Night Club, ungkap Suroso, untuk sementara ditutup demi kepentingan proses penyidikan. Selain menyelidiki kematian R, polisi juga memeriksa tiga rekan korban yakni ED, BK, dan LA. Karena berdasarkan hasil pemeriksaan, ketiganya diketahui positif menggunakan narkoba. Namun, polisi tidak menemukan barang bukti narkotika dari ketiga orang tersebut.
"Cuma tidak ada barang bukti, dan sekarang sedang ditangani oleh unit Satresnarkoba,' ungkap dia.
Sementara, KBO Satresnarkoba Polres Lubuklinggau, Ipda M Deden Aguma meneruskan, bahwa tiga orang tersebut dinyatakan positif menggunakan methamphetamine dan diduga merupakan pengguna ekstasi. Hanya saja, mereka belum ditahan karena proses pemeriksaan masih berlangsung.
*Hasil pemeriksaan, ketiganya mengaku mendapatkan narkoba tersebut dari R sebelum korban meninggal dunia. Kita masih mendalami dari mana korban R memperoleh narkoba itu dan bagaimana narkoba itu bisa berada di lokasi kejadian," tandas dia
Editor: Sidratul Muntaha
(0)Comments